JAKARTA, SUARAPANCASILA.ID – Dalam peringatan satu tahun Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya tata kelola yang baik dalam menjaga kekayaan negara, yang disebutnya sebagai “darah bangsa Indonesia.”
Prabowo menyampaikan pesan tersebut di Jakarta, Rabu (11/3/2026), dengan menekankan bahwa Danantara tidak hanya mengelola kekayaan negara saat ini, tetapi juga aset generasi muda Indonesia di masa depan.
“Saya titip kewaspadaan, eling dan waspada. Ingat harapan seluruh bangsa, seluruh rakyat ada di pundak saudara-saudara karena saudara-saudara menjaga dan mengelola kekayaan anak, cucu, dan cicit kita,” ujar Prabowo.
Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi krusial agar lembaga sovereign wealth fund tidak mengalami kerugian. Saat ini, Danantara mengelola aset lebih dari USD 1 triliun, menjadikannya salah satu lembaga pengelola dana terbesar di dunia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Danantara dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, utamanya di tengah situasi global yang diwarnai berbagai krisis. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/03/2026).
“Saudara-saudara ini semakin mendesak, karena kita lihat dunia sekarang penuh ketidakpastian, terjadi di mana-mana, krisis. Tapi Saudara-saudara, krisis selalu menghasilkan peluang, krisis adalah ujian, krisis adalah batu loncatan. Yang kuat akan selamat, yang tidak kuat akan terus menderita. Ini pelajaran sejarah,” ucap Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara optimistis bahwa Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang besar mampu menghadapi tantangan global. Lebih lanjut, Presiden menilai hal tersebut merupakan kekuatan dalam menjaga stabilitas dan ketahanan ekonomi nasional.
“Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa, dan kita mampu keluar dari krisis ini. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat. Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise,” jelasnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan sejumlah langkah yang telah dilakukan oleh pemerintah guna mewujudkan ketahanan nasional. Beberapa diantaranya melalui program swasembada pangan dan energi yang tengah dijalankan, dengan peran Danantara di dalamnya.
“Kita sudah punya rencana swasembada pangan, Alhamdulillah sudah tercapai sebagian. Kita sudah punya niat swasembada energi, yang rencana kita yakin kita akan tercapai dalam empat tahun lagi,” jelasnya.
Selain berperan dalam upaya pemerintah untuk menjamin ketahanan dan kedaulatan bangsa, Kepala Negara juga menekankan bahwa Danantara merupakan bukti kemampuan Indonesia untuk mengelola kekayaan negara secara profesional dan sejajar dengan sovereign wealth fund negara lain.
“Danantara adalah juga bukti bahwa Indonesia dengan tekat, dengan will yang keras mampu berbuat yang besar, mampu mengikuti dan mengimbangi prestasi-prestasi negara lain,” imbuhnya.
Presiden Prabowo mengimbau kepada seluruh jajaran Danantara untuk dapat terus menjaga tata kelola yang baik untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerjanya.
“Ingat harapan seluruh bangsa, seluruh rakyat di pundak saudara-saudara. Saudara menjaga, saudara mengelola kekayaan anak dan cucu dan cicit kita,” sambungnya.










