KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Malang resmi menetapkan Prof. Bambang Suryanto sebagai Ketua Umum periode 2026–2031. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam forum yang berlangsung khidmat di Universitas Kepanjen, Sabtu (14/2/2026).
Muncul sebagai calon tunggal, Prof. Bambang mendapatkan dukungan bulat dari peserta rapat pleno yang disaksikan langsung oleh jajaran pengurus KADIN Jawa Timur dan perwakilan organisasi mitra seperti HIPMI serta Gapensi.
Dalam pidato perdananya usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Prof. Bambang Suryanto menegaskan bahwa KADIN di bawah kepemimpinannya akan fokus pada wajah baru ekonomi yang lebih adaptif.
”Komitmen kami adalah menjadikan KADIN sebagai wadah pertumbuhan ekonomi yang transformatif dan inklusif. Fokus utama akan diarahkan pada penguatan UMKM, digitalisasi dunia usaha, serta peningkatan kualitas SDM,” ujar Prof. Bambang Suryanto.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan bagi wirausaha muda berbasis teknologi menjadi prioritas untuk menjawab tantangan zaman.
“KADIN harus mampu menciptakan ekosistem usaha yang mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ketua Umum KADIN Jawa Timur, H. Adik Dwi Putranto, yang hadir langsung dalam Muskab VII ini, mengingatkan strategisnya peran organisasi ini sebagai mitra sejajar pemerintah. Menurutnya, KADIN tidak boleh sekadar menjadi papan nama, melainkan harus menjadi jembatan antara kebijakan publik dan realitas dunia usaha.
“KADIN harus menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor serta inovasi yang berkelanjutan. Organisasi ini harus adaptif menghadapi dinamika ekonomi global dan transformasi digital,” pesan Adik Dwi Putranto dalam sambutannya.
Sebelum prosesi pemilihan, Ketua KADIN Kabupaten Malang periode 2019–2024, Priyo Sudibyo, menyampaikan laporan pertanggungjawabannya. Selama lima tahun terakhir, KADIN Malang dinilai berhasil memperkuat jaringan usaha dan memberikan dukungan nyata bagi pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Malang.

Estafet kepemimpinan ini menandai babak baru bagi dunia usaha di “Bumi Kanjuruhan”. Dengan latar belakang akademisi sekaligus praktisi, terpilihnya Prof. Bambang diharapkan mampu membawa pendekatan yang lebih saintifik namun tetap membumi dalam memajukan industri lokal.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah yang penuh optimisme, menyatukan visi para pelaku usaha dari berbagai sektor untuk menyongsong periode emas ekonomi Kabupaten Malang 2026–2031.
Pewarta: Doni Kurniawan.










