PEKANBARU (RIAU), SUARAPANCASILA.ID – Salahsatu fungsi dan tugas wartawan adalah mencari informasi yang benar dengan nara sumber yang tepat. Namun ketika wartawan melakukan konfirmasi, tapi pejabat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) setempat, tidak ada satupun ditempat dan tidak bisa dihubungi.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Riau, Rio Kasairy melalui Superleni selaku Wakil Sekretaris DPW PWMOI Riau merasa heran dan terkejut pejabat di Dinas Perhubungan Provinsi Riau tidak ada ditempat, mulai dari Kadisnya, Sekretaris serta Kabidnya, dalam hal ini Kabid Lalin yang menjadi tujuan kita kesana, dalam rangka mengkonfirmasi salah satu pekerjaan atau kegiatannya sebelum di publikasikan, agar berita yang dipublikasikan berimbang.
“Konfirmasi merupakan langkah wartawan atau media untuk mendapatkan informasi dari nara sumber, terkait kebenaran suatu permasalahan, sehingga berita yang dipublikasikan berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dari informasi tersebut,” ujar Superleni, Kamis (22/1/2026).
“Apalagi upaya sudah kita lakukan, mulai menghubungi Kepala Dinasnya, serta datang langsung kekantor Dinas Perhubungan untuk mendapatkan informasi langsung ke Kabid yang dituju, mengingat Kabid tersebut masih baru, serta sekalian ingin bersilaturahmi, dan ini sudah dua hari kita lakukan untuk mendapatkan kebenaran informasi tersebut,” tambah Superleni
Kemarin (Rabu, 21/1/26) siang, kita kesana (Dishub Provinsi) untuk melakukan konfirmasi, dan sekaligus bersilaturahmi dengan mengisi buku tamu dibagian pelayanan tamu.
“Ketika kita menanyakan Kabid yang dituju, ada tamu diruangan dan kita disuruh menunggu,” beber Superleni.
Hampir satu jam menunggu, keluarlah staf Kabid Lalin menanyakan maksud dan tujuan kita datang dan kita disuruh menunggu juga, karena ada tamu.
“Tapi selang 5 menit sesudah itu, staf keluar dan bilang Kabidnya tidak ada ditempat,” ujar Superleni.
“Dan hari ini (Kamis, 22/1) kita kesana lagi untuk konfirmasi dan bersilaturahmi serta mengisi buku tamu, juga tidak ada pejabat yang bisa dijumpai, mulai dari Kadis, Sekretaris, Kabid yang dituju hingga Kasubag Umumnya,” ucap Superleni lagi.
Melihat kejadian ini, kami merasa heran dan aneh melihat pelayanan di Dishub Provinsi Riau yang pejabatnya tidak ada ditempat.
“Dan ini, secara tidak langsung tentu menghambat kinerja jurnalis dalam menyampaikan informasi yang tidak berimbang dan yang menjadi objek dalam pemberitaan menyalah wartawan tidak profesional dalam bekerja,” ujar Superleni lagi.










