Redefinisi Politik Anak Muda, Amithya Ratnanggani Buka ‘Kran’ Pengabdian Milenial di PDI Perjuangan Kota Malang

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Di tengah arus perubahan zaman yang kian tak terprediksi, PDI Perjuangan Kota Malang melakukan langkah progresif dengan memposisikan generasi muda bukan sekadar sebagai lumbung suara, melainkan sebagai aktor intelektual dan penggerak perubahan.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menegaskan bahwa partai berlambang banteng moncong putih ini berkomitmen mengambil peran lebih jauh dalam membangun dan mencerdaskan generasi milenial serta Gen Z sebagai penerus bangsa yang tangguh.

​Menurut Amithya, anak muda tidak boleh lagi terjebak dalam sikap apatis atau hanya menjadi penonton perubahan. Baginya, politik adalah ruang aktualisasi untuk mengambil tanggung jawab sosial secara nyata.

​”Anak muda tidak cukup hanya menjadi penonton. Mereka harus hadir sebagai pelaku, penggerak, dan penentu arah masa depan. Di PDI Perjuangan, politik tidak semata soal kekuasaan, tetapi tentang keberanian mengambil tanggung jawab sosial dan keberpihakan pada rakyat,” tegas sosok yang akrab disapa Mia ini, Senin (2/2).

Bacaan Lainnya

​Amithya menambahkan, potensi besar yang dimiliki anak muda Kota Malang memerlukan kanal yang tepat agar tidak berhenti sebagai gagasan, melainkan bertransformasi menjadi aksi dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

​Guna mendukung visi tersebut, PDI Perjuangan Kota Malang telah menyiapkan struktur organisasi yang inklusif dan spesifik. Wadah-wadah ini didesain sebagai ruang belajar, diskusi, dan pengabdian yang menyesuaikan minat serta latar belakang setiap individu.

Demi penguatan ideologi dan organisasi, DPC PDI Perjuangan Kota Malang telah menyediakan sejumlah ruang diantaranya, Taruna Merah Putih (TMP) merupakan wadah pertumbuhan bagi pelajar SMA dan mahasiswa.Sedangkan Relawan Pejuang Demokrasi (Repdem) adalah ruang dialog kritis bagi mereka yang peduli isu demokrasi dan keadilan sosial. Kemudian Banteng Muda Indonesia (BMI) yakni tempat penyemaian nilai-nilai ideologi dan perjuangan partai.

Disamping itu Partai berlambang Banteng Moncong Putih dalam lingkaran merah ini, juga menyediakan ruang pemberdayaan sektoral:

​- BPEK (Badan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan): Pendampingan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

​- Baguna (Badan Penanggulangan Bencana): Fokus pada aksi kemanusiaan dan mitigasi bencana.

​- BBHAR (Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat): Advokasi hukum untuk rakyat kecil.

​- BKN (Badan Kebudayaan Nasional): Ruang ekspresi bagi pegiat seni dan budaya.

​Amithya menekankan bahwa kehadiran anak muda dalam barisan PDI Perjuangan bertujuan untuk membentuk karakter generasi yang kritis, solutif, dan berjiwa gotong royong. Ia pun mengajak seluruh anak muda di Kota Malang untuk tidak ragu melangkah memulai kontribusi mereka.

​”Bagi milenial dan Gen Z yang ingin menyalurkan energi serta kepeduliannya, kami membuka ruang kebersamaan. Datanglah langsung ke Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang. Ini adalah langkah awal untuk ambil bagian dalam kerja-kerja perubahan,” ajak Amithya.

​Ia menutup pernyataannya dengan pesan kuat bahwa masa depan bangsa hanya bisa lahir dari keberanian anak muda yang terlibat aktif dalam politik yang ideal, beretika, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W

Pos terkait