Resmikan Musholla RH Jago, Bupati Malang Puji Dedikasi Kades Karangduren di Tengah Suasana Duka

Bupati Malang, Sanusi melakukan prosesi potomg pita pertanda Mushola RH Jago di resmikan. (foto : kim)

KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., menghadiri sekaligus meresmikan Musholla RH Jago yang berlokasi di Dusun Golek, Desa Karangduren, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Sabtu (14/02/2026) malam.

Peresmian ini berlangsung khidmat namun penuh haru, mengingat keluarga besar Kepala Desa Karangduren sedang diselimuti suasana duka yang mendalam.

​Di tengah momentum peresmian tempat ibadah tersebut, tersiar kabar bahwa ibu mertua dari Kepala Desa Karangduren, Sihabur Romli, telah berpulang ke Rahmatullah.

Bacaan Lainnya
Bupati Malang, Sanusi beri sambutan di momentum peresmian Mushola RH. Jago. (foto : Kim )

Kabar duka ini dikonfirmasi dalam sambutan peresmian, di mana almarhumah disebutkan mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 07.30 WIB.

Kehadiran Bupati Sanusi pun menjadi bentuk simpati dan dukungan moral bagi keluarga Kepala Desa di tengah pengabdiannya kepada masyarakat.

​Musholla RH Jago dibangun di atas lahan seluas 11 \times 18 meter sebagai penghormatan untuk almarhum RH Jago, putra kandung Kepala Desa Karangduren.

KH.Lukman Hakim H, M.Pd, memberikan tausyiah usai peresmian Mushola RH.Jago. (foto : Kim)

Sihabur Romli mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan pelaksanaan wasiat terakhir putranya sebelum wafat.

​”Tahun lalu kami tidak berencana membangun musholla, namun anak saya berwasiat untuk dibuatkan tempat ibadah ini. Tepat 100 hari kepergiannya, pembangunan ini selesai kami kerjakan dalam waktu kurang dari tiga bulan,” ungkap Sihabur Romli.

Meskipun tengah berduka atas kepergian ibu mertuanya di waktu yang bersamaan, ia tetap berkomitmen memastikan fasilitas ibadah bagi warga ini dapat digunakan menyambut bulan suci Ramadan.

​Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., memberikan apresiasi tinggi atas keteguhan keluarga besar Kepala Desa. Beliau menekankan bahwa pembangunan musholla ini adalah bentuk amal jariyah yang luar biasa.

​”Ini adalah investasi akhirat. Selama musholla ini digunakan untuk beribadah, pahalanya akan terus mengalir kepada almarhum dan mereka yang membangunnya,” ujar Bupati Sanusi.

Beliau juga mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan almarhumah ibu mertua Kepala Desa agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

​Kegiatan yang juga dihadiri oleh jajaran OPD Kabupaten Malang, Forkopimcam Pakisaji, dan tokoh masyarakat Moch Geng Wahyudi, S.H., M.Hum. ini ditutup dengan tausiah dari KH. Lukman Hakim H, M.Pd.

Bupati Malang, Sanusi (tengah) foto bersama jajaran OPD, Forkopimcam Pakisaji, Ulama dan tokoh masyarakat setempat. (foto : Kim)

​Dalam tausiahnya, KH. Lukman Hakim H, M.Pd., menekankan pentingnya memakmurkan musholla yang telah dibangun dengan indah tersebut.

Beliau berharap saat memasuki bulan Ramadan dalam beberapa hari ke depan, jamaah dapat memenuhi musholla untuk melaksanakan salat tarawih dan kegiatan religi lainnya sebagai bentuk keberlanjutan amal ibadah di lingkungan Karangduren.

Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W

Pos terkait