KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Suasana Rumah Makan (RM) Kertanegara belakangan ini terasa berbeda. Alunan melodi saxophone dan harmoni vokal yang khas membawa ingatan kembali ke masa keemasan musik Indonesia tahun 1970-an. Di sinilah, Malang Legend Band (MLB) tengah intens mematangkan persiapan menjelang konser besar mereka yang akan datang.
Malang Legend Band bukan sekadar grup musik baru; mereka membawa misi besar untuk menjaga nyala api musik legendaris tanah air. Dibentuk pada Desember 2024, MLB mengusung konsep All Legend Pop Indonesia. Grup ini fokus membawakan karya-karya maestro yang pernah merajai tangga lagu dan viral pada masanya, seperti Koes Plus, The Mercy’s, Panbers, D’Lloyd, hingga Black Brothers.
”Konsep kami memang melestarikan karya anak bangsa. Kami ingin menampilkan kembali lagu-lagu yang dulu sempat booming dan sangat dirindukan masyarakat,” ujar Edy Pramono, vokalis senior MLB, Jumat (09/01/2026) pagi.
Menuju konser ketiganya yang direncanakan berlangsung di Resto Kafe Kantri, Singosari, MLB tidak main-main dalam bersiap. Edy Pramono mengungkapkan bahwa mereka akan membawakan kurang lebih 30 lagu. Untuk memberikan performa yang maksimal, band ini mengandalkan kekuatan dua vokalis utama, yaitu Edy Pramono sendiri dan Lolita.
Latihan intensif dilakukan di basecamp mereka di Kertanegara, sebuah tempat yang menurut Edy sangat nyaman dan kondusif untuk berproses kreatif.
“Suasananya enak, seperti pulang ke rumah sendiri,” tambahnya.
Langkah MLB mendapat dukungan penuh dari Indra Setiyadi, pemilik Rumah Makan Kertanegara sekaligus sosok di balik kenyamanan basecamp mereka. Sebagai penggemar berat musik era 70-an, Indra merasa terpanggil untuk memfasilitasi para musisi senior ini.
”Eksistensi musisi saat ini tidak lepas dari peran para senior. Mereka harus tetap dihargai dan didorong untuk terus berkarya sampai akhir hayat,” tegas Indra Setiyadi.
Indra, yang sangat menyukai lagu “Dalam Kerinduan” dan karya-karya dari grup Pilu, menilai bahwa sosok seperti Edy Pramono adalah aset langka bagi dunia musik di Malang karena kualitas vokal dan senioritasnya yang telah teruji sejak tahun 1980.
Malang Legend Band diperkuat oleh para musisi berpengalaman yang mayoritas berasal dari Malang, dengan beberapa personel dari Kota Batu. Berikut adalah formasi solid MLB:
- Vokal: Edy Pramono & Lolita
- Bass: Mas Ping (Senior)
- Keyboard: Mas Rofiq & Mas Arif
- Drum: Odi
- Saxophone: Mas Doni
- Gitar: Mas Faiz
Edy Pramono sendiri memiliki rekam jejak panjang di industri musik, bermula dari Band Bentul (generasi terakhir) hingga telah menciptakan empat lagu orisinal karyanya sendiri.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan fasilitas dari RM Kertanegara, Malang Legend Band siap membuktikan bahwa musik legendaris tidak akan pernah mati, melainkan terus beresonansi melintasi generasi.
Pewarta : Doni Kurniawan
Editor. : Denny W










