KABUPATEN TANGERANG (BANTEN), SUARAPANCASILA.ID – Rumah 2 Lantai Ludes di Lalap Si Jago Merah, Pelaku diduga Alami Gangguan Jiwa, Kerugian ditaksir 200 juta
KAB TANGERANG-Sebuah kebakaran hebat melanda salah satu rumah warga di kawasan padat penduduk Desa Talagasari RT 13/1, Kecamatan Cikupa, pada hari Jumat, 26 Desember 2025, sekitar pukul 11.35 WIB.
Kebakaran ini memicu kepanikan warga, namun berkat kesigapan warga dan petugas, api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke rumah-rumah di sekitarnya.
Kronologi dan Dampak Kejadian
Menurut keterangan Sakol, Ketua RT 013/01, rumah yang terbakar tersebut diduga kuat dibakar oleh pemiliknya sendiri, seorang pemuda berinisial MW (20th), yang terindikasi mengalami gangguan jiwa.
Lokus Kejadian: Desa Talagasari RT 13/1, kawasan padat penduduk.
Waktu Kejadian: Jumat, 26 Desember 2025, pukul 11.35 WIB.
Kerugian: Rumah berlantai dua dengan luas kurang lebih 100 meter persegi ludes terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Korban Jiwa: Nihil.
Warga sempat gaduh dan berteriak histeris saat api mulai berkobar. Mereka berupaya menyelamatkan perabotan dan harta berharga, sementara sebagian lainnya bahu membahu berusaha memadamkan api.
Api baru dapat dikuasai setelah didatangkannya satu unit Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari wilayah Curug dengan delapan personil.
Penanganan Pelaku dan Medis
Kanit Reskrim Polsek Cikupa, IPDA H. Syaeful Rusdiansyah, yang hadir di lokasi, membenarkan bahwa pelaku, MW (20th), berada dalam kondisi gangguan jiwa.
Setelah berkoordinasi dengan perwakilan keluarga, pihak Pemerintah Desa Talagasari, serta Polsek Cikupa, diputuskan untuk mengambil langkah medis segera.
Kepala Desa Talagasari, H. Subarno Singa Wijaya, bersama Bidan Desa yang selama ini merawat MW, sepakat untuk merujuk pelaku ke Rumah Sakit Grogol.
”Kami sudah berunding dan sepakat untuk merujuk MW ke RS Grogol guna tindakan medis agar kondisi kejiwaannya stabil dan bisa disembuhkan,” ujar IPDA H. Syaeful Rusdiansyah.
MW (20th) telah diamankan dan segera dibawa untuk penanganan lebih lanjut demi kestabilan kondisi medis dan kejiwaannya.










