Sah! Djoko Prihatin Pimpin DPD Golkar Kota Malang 2025-2030, Segel Kantor Resmi Dibuka. ​

Ketua DPD Golkar Kota Malang periode 2025-2030, Djoko Prihatin (tengah) menunjukkan SK kepengurusan yang resmi dikantonginya. (Foto : Kim)

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Teka-teki kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Malang akhirnya terjawab secara resmi. Melalui proses yang panjang, Djoko Prihatin secara sah menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Kota Malang periode 2025-2030.

Hal ini ditandai dengan pengesahan SK, pembukaan segel kantor, serta pelaksanaan rapat pleno di Kantor DPD Golkar Kota Malang, Jl. Panglima Sudirman No.91, Klojen, Kec. Klojen, Kota Malang, Minggu (01/02/2026).

​Dalam konferensi persnya, Djoko Prihatin menegaskan bahwa terbitnya SK Nomor: KEP-61/DPD1/PG-JATIM/I/2026 merupakan produk hukum final yang menyelesaikan seluruh dinamika Musyawarah Daerah (Musda).

​”Secara de facto, saya sebenarnya sudah terpilih sejak 18 Desember lalu. Namun, tanggal 28 Januari kemarin akhirnya terjawab secara de jure. Terbitnya SK ini menjadi produk final yang mutlak, menunjukkan bahwa Golkar Kota Malang sudah bisa menerima amanah dari Jawa Timur untuk kerja-kerja partai lima tahun ke depan,” ujar Djoko yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang.

Bacaan Lainnya

​Djoko juga membeberkan proses seleksi yang sempat menghangat. Dari tiga nama yang mendaftar (Djoko Prihatin, Rudi, dan Abah Anton), hanya Djoko yang dinyatakan lolos secara administratif.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Malang, Suryadi menyampaikan keterangan dalam pressconfrence bersama awak media. (Foto : Kim)

​”Pak Rudi tidak lolos karena tidak memenuhi syarat dukungan minimal 30%. Begitu juga dengan Abah Anton yang tidak memenuhi persyaratan. Perlu dipahami, dukungan yang diperlukan adalah dari pengurus kecamatan, bukan kelurahan. Berdasarkan hal itu, pimpinan sidang menetapkan saya sebagai calon tunggal yang memenuhi syarat,” jelasnya.

​Djoko akhirnya terpilih secara sah dengan mengantongi 5 suara dari total 10 suara yang ada (termasuk tambahan dukungan dari DPD Jawa Timur dan DPD Kota Malang).

​Seiring dengan pengesahan ini, DPD Golkar Kota Malang juga memperkenalkan struktur kepengurusan baru periode 2025-2030. Djoko menekankan bahwa kabinetnya disusun dengan merangkul semua elemen, termasuk meminta restu dari tokoh-tokoh senior seperti Rudi dan Abah Anton.

​”Langkah awal saya adalah bersilaturahmi dengan para tokoh senior atau ‘Kesepuhan’. Kami ingin mengajak semua kader untuk ‘pulang’ ke rumah bersama dan membangun kembali pohon beringin. Jangan ada kepentingan pribadi yang lebih besar dari kepentingan partai,” tegas Djoko.

Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin ketika memberi keterangan kepada awak media saat pressconference. (foto ; kim)


​Ketua Fraksi DPRD Golkar Kota Malang, Suryadi, menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah konsolidasi internal. Ia menyebut dinamika yang sempat terjadi sebagai hal yang “menggelitik” namun biasa dalam partai besar.

​”Golkar itu kadang-kadang bisa membongkar, tapi tahu merakit dan tahu mencari obatnya. Hari ini kita hadirkan obatnya. Kami akan bekerja nyata untuk rakyat,” kata Suryadi yang saat ini menjabat Wakil Ketua Keorganisasian DPD Golkar Kota Malang.

​Suryadi juga menjelaskan bahwa struktur baru ini memberikan ruang luas bagi kader melalui berbagai pos, seperti Trikarya, Hastakarya, hingga organisasi sayap (MKGR, SOKSI, Kosgoro, AMPI, AMPG).

Rapat pleno DPD Golkar Kota Malang. (foto : kim)

​”Kami memanggil masyarakat dan anak-anak muda yang ingin bergabung. Ruang-ruang ini akan kami fasilitasi sepenuhnya. Target kami jelas, dalam lima tahun ke depan fokus pada peningkatan suara dan perolehan kursi pada Pemilu 2029 mendatang,” pungkasnya.

Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W

Pos terkait