REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Pemerintah Kecamatan Bermani Ulu menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2027, Senin (2/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Kampung Melayu ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, SE, MM.Musrenbangcam tahun ini mengusung tema “Integritas Pengembangan SDM dan Sistem Keamanan Terpadu.”
Turut hadir Anggota DPRD Rejang Lebong Daerah Pemilihan I Titin Sumarni dan Anton Doriska,Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat dari 12 desa se-Kecamatan Bermani Ulu, perwakilan Bappeda, Dinas PUPRPKP, Pendamping Desa, Puskesmas, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP),Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tamu undangan lainnya.
Musrenbang Tetap Digelar Meski Tanpa Anggaran Khusus
Plt Camat Bermani Ulu, Budy Pratama, SE, menyampaikan bahwa Musrenbangcam tetapterlaksana berkat partisipasi dan semangat gotong royong seluruh perangkat desa, meskipun tidak dialokasikan anggaran khusus.
“Musrenbangcam ini tetap harus dilaksanakan karena menjadi forum penting untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan dari desa-desa. Semua usulan akan diselaraskan dengan program Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak kecamatan juga mengusulkan pembangunan aula Kecamatan Bermani Ulu, mengingat fasilitas yang ada saat ini belum memadai untuk kegiatan berskala besar.
Sekda: Efisiensi Anggaran, Pembangunan Tetap Jalan
Sekda Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar mengakui bahwa pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Namun demikian, Pemkab Rejang Lebong tetapberkomitmen melanjutkan pembangunan.
“Dengan keterbatasan anggaran, pemerintah terus menyiapkan berbagai strategi.Alhamdulillah, Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, SE, MAP, terus berupaya secara agresif mencari sumber pendanaan untuk pembangunan daerah,” jelas Sekda.
Ia berharap seluruh usulan desa dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuankeuangan daerah.
“Mudah-mudahan apa yang menjadi usulan desa bisa diwujudkan satu per satu,” tambahnya.
Usulan Didominasi Infrastruktur Dasar
Dalam Musrenbangcam tersebut, usulan pembangunan didominasi sektor infrastruktur, antaralain:
Peningkatan dan pelebaran jalan penghubung antar desa
Pembangunan dan perbaikan pelapis tebing untuk antisipasi longsor
Rehabilitasi dan pembangunan irigasi persawahan
Pembangunan jalan usaha tani dan jalan lingkungan
Pembukaan akses jalan antar desa
Pembangunan drainase
Peningkatan jalan antar kecamatan termasuk hotmix
DPRD Dorong Pembangunan Proporsional
Anggota DPRD Rejang Lebong, Anton Doriska, berharap pembangunan di Kecamatan Bermani Ulu mendapat perhatian yang proporsional.
“Bermani Ulu juga bagian dari Kabupaten Rejang Lebong. Adil itu tidak mesti sama, tapi proporsional. Kami berharap Bappeda benar-benar memperhatikan kebutuhan wilayah ini,”ujarnya.
Ia menegaskan DPRD siap mengawal aspirasi masyarakat. “Usulan desa akan kami catat dankawal agar dapat diakomodir secara bertahap,” tegasnya.
Senada, Titin Sumarni meminta OPD menentukan skala prioritas pembangunan di tengahketerbatasan anggaran.
“Kita paham kondisi keuangan daerah. Tapi kebutuhan mendesak masyarakat harus tetap menjadi perhatian,” katanya.
Bappeda: Pastikan Usulan Masuk SIPD
Kepala Bidang Litbang Bappeda Rejang Lebong, Wilujeng Sriwahyuni, menegaskan bahwa hasil Musrenbangcam merupakan usulan untuk tahun anggaran 2027.
“Seluruh usulan akan dibawa ke Musrenbang Kabupaten dan disinkronkan dengan Pokok Pikiran DPRD. Pastikan semua usulan terinput di SIPD, karena yang tidak masuk sistem tidakbisa diproses,” tegasnya.
Pemkab Siapkan Program Infrastruktur 2026
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Infrastruktur Wilayah Dinas PUPRPKP RejangLebong, Yusuf Wahyudi, menyampaikan bahwa Pemkab Rejang Lebong telah menyiapkansejumlah program pembangunan untuk tahun 2026.
“Di antaranya pemeliharaan jalan dan drainase di Curup Utara, Bermani Ulu, dan Bermani UluRaya, lanjutan pembangunan jalan Tabarenah–Sukarami, serta peningkatan jalan DusunSawah–Tebat Pulau–Air Pikat,” ungkapnya.
Untuk tahun 2027, seluruh usulan masih dalam tahap perencanaan dan akan dihimpun secara berjenjang.
“Kami yakin usulan pembangunan akan diakomodir secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan ketersediaan anggaran,” pungkasnya.










