Sekda Rejang Lebong Hadiri Gelar Pasukan Ops Ketupat Nala 2026 diPolres

REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Sekda Rejang Lebong, Iwan Sumantri, SE, MM menghadiri apel gelar pasukan operasi (Ops) Ketupat 2026 yang digelar Polres Rejang Lebong pukul 08.30WIB, Kamis, 12 Maret 2026.

Ops Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 – 25 Maret 2026.

Gelar pasukan itu dihadiri Ketua DPRD, Yuliansyah Yayan, Kasdim 0409 Mayor Inf. Asriwuri Hendra Dewa dan unsur Forkopimda lainnya. Termasuk Kadis Perhubungan, R Suryadi, S.Sos,Kepala BPBD, M Budiyanto, ST, MT, Kasatpol PP, Anton Sefrizal, SSTP, MSi. Serta perwira jajaran Polres. Sedangkan peserta apel terdiri dari pasukan TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar pluspasukan Ormas.

Bacaan Lainnya

Dalam apel itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Florentus Situngkir, SIK menyampaikan sambutan tertulis Kapolri, Jenderal Polisi. Drs.Listyo Sigit Prabowo, MSi.

‘’Apel gelar pasukan merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maunpun sarana dan prasarana sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026. Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancer,’’ sampai Kapolres.

Dikatakan, tidak lama lagi, kita akan menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri yang merupakan agenda penting nasional. Momentum ini tentunya mampu mendorong perputaran uang yang signifikan dan memberikan multilier effect di seluruh daerah sepanjang seluruh rangkaian berjalan dengan baik, aman, dan lancer.

‘’Berdasarkan survey Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat padalebaran tahun 2026 mencapai 143,9 juta orang atau turun sebesar 1,75 persen disbanding tahun2025 yang mencapai 146,4 juta orang. Meski demikian kita tetap perlu mengantisipasi apabila terjadi peningkatan dalam realisasi pergerakannya.

Terlebih lagi terdapat stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik antara lain diskon tarif tol dan tiket transportasi umum hingga kebijakanwork from anywhere,’’ sambung Kapolres.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri, Polri bersama TNI dandidukung stakeholder terkait melibatkan 161.242 personel gabungan.

Puncak arus mudik dan arus balik tutur Kapolres, diprediksi terjadi dalam 2 gelombang. Arusmudik pada 14 – 15 Maret dan 18-19 Maret 2026. Arus balik terjadi 24 – 25 Maret dan 28 – 29Maret 2026.

‘’Secara nasional Polri menyiapkan 2.746 pos terdiri dari 1.624 Pospam, 779 pos pelayanan dan343 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik. Pengamanan difokuskan pada 185.607 objek berupa masjid dan lokasi shola ied, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, Pelabuhan, stasiun kereta api danbandara.

Selain itu, Kapolres juga menjelaskan bahwa untuk mendukung Operasi Ketupat 2026, Polres menurunkan 185 personel serta menyiapkan 5 Pospam dan Polyan.

‘’Kelima Pos itu kita dirikan di seputar Pasar Bang Mego Curup, Suban Air Panas, Danau MasHarun Bastari. Serta pos di wilayah Binduriang dan PUT,’’ jelas Kaplres.

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat yang akan bepergian keluar rumah pastikan kondisirumah sudah aman. Seluruh pintu dan jendela terkunci untuk mengantisipasi aksi pencurian.Serta jangan lupa matikan api kompor dan tunggu untuk mengantisipasi bahaya kebakaran.

Usai apel, Kapolres bersama unsur Forkopimda melakukan pemantauan terhadap kendaraan dinas pendukung operasional. Baik kendaraan roda 2, roda 4. Serta alat berat yang disiagakan untuk membantu saat terjadi longsong di jalan lintas Curup – Lubuk Linggau dan ruas jalan lainnya di wilayah Rejang Lebong.

Pos terkait