MADIUN (JATIM).SUARAPANCASILA.ID — Dalam nuansa penuh berkah Bulan Suci Ramadhan, Humas Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun bersama Jurnalis Terate Indonesia (JTI) mengintensifkan sinergi pemberitaan melalui agenda silaturahmi dan buka puasa bersama, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat koordinasi komunikasi nasional agar arus informasi organisasi berjalan lebih akurat, terarah, dan bertanggung jawab.
Silaturahmi tersebut digelar usai suksesnya agenda parluh pada 6–8 Februari 2026 di Padepokan SH Terate Pusat, Jalan Merak, Kota Madiun. Pertemuan Ramadan ini dimanfaatkan sebagai tindak lanjut untuk menyelaraskan strategi komunikasi organisasi pascakegiatan tersebut, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga marwah organisasi melalui pemberitaan yang profesional.
Acara berlangsung hangat di Cafe Stasiun Kawak, Jalan Srirejeki, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun. Suasana kebersamaan terasa kental saat jajaran Humas SH Terate dan anggota JTI duduk satu meja, berdiskusi ringan namun substantif menjelang waktu berbuka.
Ketua JTI, Agus Cahyono, menegaskan pentingnya kolaborasi antara humas dan jurnalis terate dalam menjaga kualitas informasi organisasi, terlebih di era digital yang menuntut kecepatan sekaligus ketepatan.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan memastikan setiap informasi kegiatan SH Terate tersampaikan secara akurat, terarah, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi terbukanya ruang kolaborasi antara JTI dan Humas SH Terate Pusat. Menurutnya, sinergi tersebut akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pemberitaan organisasi secara menyeluruh, sekaligus memperkuat citra positif PSHT di tengah masyarakat.
Sementara itu, Staf Humas SH Terate Pusat, Siti Supriyantini, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan khas Ramadan.
“Puji syukur alhamdulillah acara silaturahmi antara Humas Pusat Madiun dan JTI dapat terlaksana dengan lancar dan penuh rasa kekeluargaan,” tuturnya.
Ia berharap kebersamaan ini mampu menumbuhkan energi positif dan memperkuat komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai luhur organisasi.
“Memayu Hayuning Bawono yang dapat menciptakan kedamaian, memperindah dunia, menjaga kelestarian alam, serta hubungan baik antarumat manusia,” tambahnya, mengutip filosofi yang menjadi ruh perjuangan SH Terate.
Dalam kesempatan tersebut, JTI juga memperoleh penguatan struktural melalui penunjukan Kangmas Sudjarwo sebagai penasehat. Peran ini dinilai penting untuk memberikan arah strategis serta bimbingan dalam pengembangan organisasi ke depan.
Momentum Ramadan ini tidak sekadar menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga simbol komitmen membangun tata kelola informasi yang lebih solid di lingkungan PSHT. Sinergi antara humas dan jurnalis internal diharapkan mampu memastikan setiap aktivitas organisasi terdokumentasi dengan baik dan tersampaikan secara profesional kepada publik, sejalan dengan semangat persaudaraan dan kedamaian.
[JTI]










