KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID-Gandeng Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dewan Kesenian Kabupaten Malang (DKKM) gelar revitalisasi dikemas saresehan bersama seniman, bertempat di Pendopo Kawedanan Singosari, Kabupaten Malang, Senin, (26/11/2024).
Kegiatan dikuti seniman sepuh, seniman dari 33 Kecamatan dan berbagai bidang mulai seni rupa, ludruk, pencak silat, bantengan serta batik.
“Acara terselenggara dari kelima hibah terakhir yakni bantengan, workshop ludruk, tari, penulisan sejarah berbasis candi, serta terakhir revitalisasi DKKM,” tutur Ketua DKKM Ki Suroso.
Ia menceritakan awalnya diminta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk mengumpulkan seniman guna menjaring aspirasi mereka.
“Tanpa ragu, kemudian rekan-rekan menyampaikan usulan ditahun 2025 ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Nanti akan jadi tolak ukur bagi instansi tersebut. Berbagai usulan salah satunya agar dibangunnya gedung kesenian di Kepanjen dan Singosari, sebagai pusat pengembangan budaya dan kantor sekretariat DKKM,” terangnya.
Intinya, Kata Ki Suroso semua minta fasilitas yang mana Pemerintah bisa. Disisi lain dengan adanya Kementrian kebudayaan bisa lebih fokus, tidak melebar yang lebih luas.
“Kalau bisa kebudayaan ini tidak ikut di Dinas pariwisata, tapi ikut di Dinas pendidikan dan kebudayaan. Dengan adanya usulan-usulan itu semoga untuk tahun ini bisa ditata lagi,” sambungnya.
Revitalisasi urun rembug dari seniman se-Kabupaten Malang yang tersampaikan ke Dinas Pariwisata dan DKKM. Bakal terakomordir dengan diterjemahkan tahun 2025.
Dikesempatan yang sama, ada tiga topik yang dibahas yaitu, pengenalan DKKM , Kesenian Budaya di Kabupaten Malang oleh Ari Budiyanto, M.A. dari fakultas budaya UB, kemudian ada Mbah Soleh memberikan bercerita tentang bagaimana mencari hibah.
“Mbah Soleh mengaku sering mendapatkan hibah untuk mengikuti kegiatan di Kementerian. Selanjutnya apa yang jadi aspirasi seniman, ditampung langsung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang,” jelasnya.
DKKM ditegaskan Ki Suroso senantiasa bersinergi dengan Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Malang, memajukan budaya.
“Buat teman- teman seniman di Kabupaten Malang, monggo tidak hanya menunggu dari hibah dan sebagainya. Berjuang di kesenian dengan hati yang ikhlas dan baik. Paling tidak menjadi satu contoh baik untuk kita semua sinau kesenian budaya,” pungkasnya.










