Simulasi Pencoblosan dan Perhitungan Suara di Gelar KPU Kota Banjar Menjelang Pilkada

BANJAR (JABAR), SUARAPANCASILA.ID- Komisi Pemilihan Umum(KPU)Kota Banjar Gelar simulasi Pencoblosan Dan Perhitungan suara menjelang Pilkada Serentak Tahun 2024 Di Daerah Kelurahan Bojongkantong,Kecamatan Langensari,Kota Banjar Minggu 17 November 2024.

Joko Nurhidayat Devisi Teknik Penyelenggaraan mengatakan menggelar kegiatan simulasi di Kelurahan Bojongkantong TPS 11 dengan menghadirkan pemilih 578 karna partisipasi pemilih khususnya di Kecamatan Langensari diketahui begitu rendah maka akhirnya memilih daerah di wilayah Langensari untuk mengedukasi Masyarakat.

“Bojongkantong ini dianggap unik karena merepresentatifkan dua kultur suku Sunda dan Jawa yang menjadi ciri khas wilayah Langensari dan simulasi ini ditetapkan dengan DPT real agar dapat mengestimasi durasi waktu yang dibutuhkan secara teknis maupun non teknis.sekaligus mengedukasi masyarakat terkait politik elektoral sehingga masyarakat dapat berpartisipasi natinya.”Ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Pada simulasi pemungutan suara tersebut spesimen untuk gambar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjar yang terpampang menggunakan aneka makanan dengan jumlah 6 paslon,Sedangkan untuk pemilihan gubernur spesimen gambar paslon menggunakan gambar aneka jenis bunga dengan jumlah 5 pasangan calon.

Ketua KPU Kota Banjar Muhammad Mukhlis mengatakan, “penggunaan spesimen surat suara menggunakan gambar bunga dan makanan tersebut untuk menjaga netralitas dan menghindari adanya penilaian negatif Pada spesimen tersebut gambar pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota serta dua paslon menjadi 6 paslon. Sedangkan untuk pemilihan gubernur ada penambahan 1 paslon sehingga menjadi 5 paslon.spesimen saat simulasi paslon kami pakai gambar bunga. Kita tidak mau ada kesan mengarahkan atau terjadi hal yang kurang baik,” kata Mukhlis.

Ketua KPU Kota Banjar menambahkan mengaku salut dengan keterlibatan masyarakat setempat dalam menyukseskan simulasi P2S ini.

“Semua elemen masyarakat terlibat mulai dari rt, rw, linmas dan kelurahan serta kecamatan semua turun, kami sangat berterimakasih atas dukungannya,” paparnya.

Ketua KPU menyampaikan bahwa selain mengedukasi terkait pelaksanaan Pilkada serentak yang berlangsung pada 27 November 2024 nanti, simulasi ini juga menjadi salah satu cara untuk memitigasi permasalahan pada saat pelaksanaan pemcoblosan nanti. “Simulasi ini nantinya menjadi gambaran dalam pelaksanaan Pilkada di 27 November mendatang,” katanya.

Hari ini, simulasi ini dapat menentukan langkah apa saja pada saat pelaksanaan sehingga berbagai faktor permasalahan dapat di mitigasi dari simulasi P2S ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *