Tahroni Beberkan Program Brebes Beres dalam Rembuk Stunting

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Tahroni, membeberkan sejumlah program prioritas dalam konsep Brebes Beres saat membuka kegiatan Rembuk Stunting di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan serta meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting.

Menurut Tahroni, program Brebes Beres tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk mendukung percepatan penurunan stunting di daerah.

“Anak-anak harus tumbuh dalam kondisi sehat dengan kecukupan gizi agar mampu berkembang menjadi generasi yang kreatif, produktif, dan berdaya saing,” kata Tahroni.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, dalam sektor infrastruktur dan lingkungan, Pemkab Brebes menjalankan program Beresi Dalan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan distribusi pangan. Selain itu, program Beresi Sampah digalakkan guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Di sektor sosial dan kesejahteraan, pemerintah daerah mengembangkan program Wardoyo (Wareg Sedoyo) yang menargetkan penurunan angka kemiskinan hingga di bawah 14 persen pada 2026. Program tersebut didukung melalui perbaikan rumah tidak layak huni serta bantuan jamban sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemkab Brebes juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana serta pemberian insentif bagi tokoh agama, guru ngaji, dan pengelola rumah ibadah yang berperan dalam pembinaan karakter generasi muda.

Di bidang kesehatan, pemerintah daerah menjalankan program Nakes Door to Door untuk memastikan tenaga kesehatan hadir langsung memberikan pendampingan kepada ibu hamil, balita, dan keluarga dalam pemenuhan gizi serta pencegahan stunting.

Tahroni menambahkan, kekurangan gizi kronis pada masa awal kehidupan dapat menyebabkan stunting atau gagal tumbuh pada anak yang berdampak pada perkembangan fisik dan kecerdasan. Karena itu, percepatan penurunan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor dan dukungan semua pihak.

Program Brebes Beres mencerminkan arah pembangunan daerah yang berusaha keluar dari jebakan pembangunan fisik semata menuju pembangunan manusia. Dengan menekankan intervensi gizi, pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kebersihan lingkungan, Brebes mencoba membangun fondasi generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya saing.

Pos terkait