JAKARTA, SUARA PANCASILA.ID– Komitmen menghadirkan konektivitas yang adil bagi seluruh warga kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala). Di tengah kesenjangan akses digital yang masih dirasakan sebagian masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah dengan sinyal lemah, pemerintah daerah mengambil langkah konkret: menandatangani kerja sama pengembangan jaringan internet fiber optik dan Smart City bersama PT Supra Primatama Nusantara atau Biznet.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Tala H. Rahmat Trianto bersama Presiden Direktur PT Supra Primatama Nusantara, Adi Saputra Kusma, di kantor pusat Biznet Jakarta pada 13 Februari 2026. Kolaborasi ini menjadi penanda bahwa pembangunan tidak lagi hanya berbicara soal infrastruktur fisik, tetapi juga infrastruktur digital yang menentukan daya saing daerah.
Program ini ditujukan untuk memperluas jaringan internet yang terjangkau hingga desa, wilayah perbatasan, dan daerah yang masih lemah sinyal di wilayah Pemerintah Kabupaten Tala. Pemerintah menyadari, tanpa akses internet yang stabil dan merata, jurang informasi akan semakin melebar, dan masyarakat di pelosok akan terus tertinggal.
Bupati H. Rahmat Trianto menegaskan kerja sama ini merupakan komitmen nyata pemerintah agar seluruh masyarakat dapat menikmati akses internet yang layak, stabil, dan tidak terputus untuk mendukung pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan program kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
“Bukan pencitraan, tapi memang perlu laporan kepada masyarakat tentang apa yang kita lakukan dengan dana mereka. Itu harus kita publikasikan. Di kabupaten masih ada wilayah perbatasan yang susah sinyal, dan itu harus kita tingkatkan.” ucap bupati.
Keterbatasan jaringan internet, menurutnya, berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan pengetahuan warga. Pemerintah pun telah menandai sejumlah titik prioritas perluasan jaringan agar daerah tertinggal tidak terus mengalami hambatan akses informasi. Konektivitas bukan lagi pelengkap, melainkan fondasi.
Penguatan jaringan internet juga dipandang sebagai penggerak ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM. Dengan jaringan yang baik, masyarakat dapat berjualan, melakukan promosi, hingga bertransaksi secara daring dari rumah. Ruang usaha menjadi lebih luas, dan batas geografis tidak lagi menjadi penghalang.
“Komitmen kami jelas, seluruh masyarakat Tanah Laut harus bisa menikmati fasilitas internet dengan jaringan yang terjangkau dan stabil. Ini bukan sekadar program, tapi tanggung jawab kami agar tidak ada warga Tanah Laut yang tertinggal akses digital,” tegasnya
Bupati menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis bagi kemajuan Tala dan berharap tidak berhenti di penandatanganan saja, tetapi berlanjut pada pelaksanaan nyata. Target utamanya adalah seluruh masyarakat, termasuk di wilayah pelosok, bisa menggunakan internet dengan baik, menerima informasi terkini, serta memanfaatkannya untuk belajar, bekerja, dan meningkatkan kesejahteraan.
Di era ketika sinyal sama berharganya dengan jalan dan jembatan, Tanah Laut sedang menata arah: memastikan setiap warganya terkoneksi, dan dari koneksi itu, membuka jalan bagi masa depan yang lebih setara.(suarapancasila.id-foto:ist/mctala)










