Pelaihari (KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Suasana di Lapangan Pertasi Kencana, Pelaihari, memuncak pada Minggu sore (27/04/2025), saat gemuruh kemenangan akhirnya bergema untuk Tanah Laut. Di partai final yang berlangsung penuh tensi dan adu strategi, tim Tanah Laut berhasil menundukkan Tanah Bumbu dengan skor tipis 1-0 dan resmi menyabet gelar Juara Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepakbola Kalimantan Selatan 2025.
Kemenangan itu disambut sorak-sorai suporter yang memadati tribun. Di tengah euforia, Wakil Bupati Tanah Laut, H.M. Zazuli, secara langsung menyerahkan piala bergilir kepada kapten tim Tanah Laut. Seremoni penuh kebanggaan itu turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanah Laut, perwakilan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kalimantan Selatan, KONI Tanah Laut, serta delegasi PSSI kabupaten/kota lainnya.
Dalam sambutannya, Wabup Zazuli menegaskan bahwa kemenangan ini bukan sekadar hasil kerja keras para pemain, tetapi juga cerminan dedikasi seluruh elemen yang terlibat dalam pembinaan olahraga di Tanah Laut.
“Kemenangan ini bukan akhir, tetapi awal untuk prestasi yang lebih besar. Terima kasih untuk para pemain, pelatih, dan semua pihak yang sudah bekerja keras,” ungkap Zazuli penuh semangat.
Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas semangat sportivitas yang ditunjukkan tidak hanya oleh kedua tim finalis, tetapi juga seluruh peserta Kejurprov tahun ini. Menurutnya, kompetisi yang ketat namun tetap menjunjung fair play menjadi modal penting bagi kemajuan sepakbola di Kalimantan Selatan.
Kemenangan ini sekaligus menambah deretan prestasi olahraga Tanah Laut di tingkat provinsi. Lebih dari itu, keberhasilan ini menjadi titik awal pembuktian kesiapan Tanah Laut untuk menatap agenda yang lebih besar: Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025.
Dengan gelar juara Kejurprov 2025 di tangan, Tanah Laut kini memegang harapan besar. Bukan hanya untuk mempertahankan prestasi, tetapi juga untuk memperluas cakrawala sepakbola daerah, membangun regenerasi atlet, dan mengibarkan bendera Tanah Laut lebih tinggi di level yang lebih bergengsi. (suarapancasila.id – foto:Istimewa/Diskominfostasan Tala)










