KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus bergerak cepat menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Pada Minggu (22/2) sore, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Bupati Malang, Drs. HM Sanusi, MM, meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah yang digelar di Taman Pelangi, Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme luar biasa dari ratusan warga Kabupaten Malang yang memadati area pasar murah sejak siang hari. Program ini merupakan inisiatif Pemprov Jatim melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) untuk memberikan akses pangan murah berkualitas bagi masyarakat.
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret intervensi pasar. Mengingat tren konsumsi masyarakat yang selalu meningkat di bulan Ramadan, fluktuasi harga di pasar tradisional menjadi tantangan yang harus diantisipasi.
”Ramadan atau menjelang lebaran ada kecenderungan peningkatan kebutuhan logistik masing-masing warga. Kita juga melihat ada dinamika kenaikan harga di pasar tradisional. Untuk mengendalikan itu, maka dibuat pasar murah ini. Barang di sini dijual dengan harga di bawah harga pasar,” ungkap Khofifah Indar Parawansa.
Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan agenda rutin yang dilakukan secara masif di berbagai titik di Jawa Timur. “Pasar murah ini setiap hari dilaksanakan. Dikoordinasi langsung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim,” tambahnya.
Ada yang berbeda dari strategi distribusi pasar murah kali ini. Gubernur Khofifah menginstruksikan agar lokasi pasar murah tidak dilakukan di dalam atau area pasar tradisional, melainkan mendekat ke titik-titik pemukiman warga.
Hal ini dilakukan agar manfaat subsidi harga benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa harus mengganggu ekosistem perdagangan di pasar yang sudah ada.
”Saya selalu berpesan bahwa penyelenggaraan pasar murah dijauhkan dari pasar tradisional dan didekatkan dengan pemukiman masyarakat. Sehingga manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat,” tandas Gubernur Jatim tersebut.
Kehadiran Bupati Malang, HM Sanusi, dalam agenda ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan provinsi dalam menjaga ketahanan pangan. Pasar murah ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, hingga telur ayam dengan harga yang dipatok jauh di bawah harga pasar.
Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat Kabupaten Malang, sekaligus menjadi instrumen efektif dalam mengendalikan angka inflasi daerah (TPID) di wilayah Jawa Timur secara keseluruhan.
Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W










