Video Viral Ungkap Enam Sapi Mati Mendadak di Kebun Warga Desa Pemuda, Penyebabnya Masih Misterius

PELAIHARI(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Senin, 2 Maret 2026, menjadi hari yang tak biasa bagi warga Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Publik dikejutkan oleh kabar kematian sejumlah sapi di sebuah kebun sayuran. Informasi itu menyebar cepat, dipicu oleh beredarnya video amatir berdurasi 45 detik yang memperlihatkan beberapa ekor sapi tergeletak dalam kondisi mati.

Peristiwa tersebut disebut-sebut terjadi di wilayah Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari, tepatnya di kawasan Danauwaringin. Rekaman singkat itu memantik keresahan dan tanda tanya di tengah masyarakat. Hingga kini, penyebab pasti kematian enam ekor sapi tersebut masih belum diketahui.

Kepala Desa Pemuda, Zainal Arifin, saat dihubungi melalui telepon pada Selasa (3/3/2026), membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menjelaskan, sapi-sapi yang ditemukan mati berada di kebun milik salah satu warga di lingkungan RT 12 Dusun 4.

Bacaan Lainnya

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh pemilik kebun pada Senin pagi. “Sekitar pukul 08.30 Wita Pak Aminal (pemilik kebun) tiba di lokasi kebunnya di RT 12 Dusun 4, di kompleks PTP,” papar Zainal.

Setibanya di lokasi, pemilik kebun dibuat terkejut oleh pemandangan yang tak lazim. Enam ekor sapi terlihat tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa di area kebunnya.

“Setelah itu dia mencari Pak RT tapi tidak ketemu, lalu langsung melapor ke kantor desa,” ujar Zainal.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparatur desa yang langsung turun ke lokasi. Namun saat tiba di tempat kejadian, aparat desa mendapati anggota Polsek Pelaihari bersama pihak pengamanan PTP telah lebih dahulu berada di lokasi untuk melakukan pengecekan awal.

Menurut Zainal, sapi-sapi yang mati tersebut merupakan milik warga Dusun 3 yang berada di wilayah Danauwaringin.

Hingga berita ini disusun, penyebab kematian enam ekor sapi itu masih menjadi misteri. Warga berharap ada kejelasan secepatnya, agar spekulasi yang berkembang tidak semakin meluas dan keresahan masyarakat dapat segera terjawab.(suarapancasila.id-foto:ist/BPost)

Pos terkait