Viral! Ribuan Jemaah Tarawih di Sumenep Dapat Amplop Rp300 Ribu, Ternyata Zakat Mal MH Said Abdullah

Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah sosok penyalur zakat mal rutin kepada ribuan jamaah sholat tarawih di Sumenep Madura. ( dok : ist)

SUMENEP (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Pelaksanaan salat tarawih malam pertama di Kabupaten Sumenep, Madura, mendadak viral di media sosial. Hal ini dipicu oleh aksi pembagian amplop berisi uang tunai sebesar Rp300.000 kepada ribuan jemaah yang hadir di sejumlah masjid dan musala pada Rabu (18/2/2026) malam.

​Belakangan diketahui, aksi filantropi tersebut merupakan penyaluran zakat mal rutin yang dilakukan oleh Ketua Banggar DPR RI sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah.

​Penyaluran zakat ini dilakukan secara serentak di delapan titik strategis, di antaranya Masjid Laju dan Wakaf Abdullah di Kecamatan Kota, serta Masjid Fathimah binti Said Gauzan di Kecamatan Manding. Berbeda dengan isu-isu yang berkembang sebelumnya, kali ini bantuan dikemas dalam amplop putih polos tanpa atribut logo maupun gambar tertentu.

​Tim distribusi zakat mal, Moh Fauzi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah murni pemenuhan kewajiban agama sebagai seorang Muslim yang telah dilakukan secara konsisten selama bertahun-tahun.

Bacaan Lainnya

​“Pembagian zakat mal itu merupakan kewajiban yang ditunaikan oleh Bapak Said Abdullah dan rutin tiap tahun. Kami pastikan proses distribusi di delapan lokasi berjalan tertib dan lancar,” ujar Moh Fauzi.

​Kehadiran bantuan tunai ini disambut antusias oleh warga. Banyak jemaah yang tidak menyangka akan mendapatkan santunan di malam pertama Ramadan.

Fauzi menambahkan bahwa tujuan utama dari penyaluran ini adalah untuk memberikan dukungan ekonomi langsung kepada masyarakat agar dapat beribadah dengan lebih tenang tanpa terbebani kebutuhan dapur yang biasanya meningkat di awal bulan puasa.

Ribuan jamaah salat tarawih malam pertama di Kabupaten Sumenep Madura. (dok : Ist)

​“Alhamdulillah, distribusi zakat mal Bapak MH Said Abdullah berjalan lancar. Semoga bermanfaat dan bisa membantu meringankan kebutuhan jemaah pada Ramadan ini,” tambah Fauzi.

​Untuk menghindari kerumunan yang tidak terkendali, tim di lapangan telah mengatur alur pembagian setelah rangkaian salat tarawih selesai dilaksanakan. Penggunaan amplop polos juga dinilai sebagai upaya untuk menjaga kekhidmatan ibadah dan menghindari persepsi politik praktis, mengingat sosok Said Abdullah merupakan tokoh publik dan legislator senior.

Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W

Pos terkait