PURWAKARTA, SUARAPANCASILA.ID – Pimpinan Daerah Kolektif Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong 1957 (PDK Kosgoro 57) Kabupaten Purwakarta menggelar launching Koperasi Jasa Angkutan, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan yang digelar di Sekretariat DPK Kosgoro 57 di Jalan R.E. Martadinata (Jalan Tengah) tidak hanya memperesmikan koperasi, tetapi juga diisi dengan rangkaian kegiatan bakti Ramadan meliputi santunan anak yatim, pembagian takjil, acara buka bersama, serta tausyiah Ramadan.
Koperasi yang diberi nama Koperasi Jasa Berkah Jaya Sejahtera merupakan langkah strategis dari organisasi yang berdiri sejak 10 November 1957 tersebut dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara.
Dalam keterangannya, Ketua DPK Kosgoro 57 Kabupaten Purwakarta, H. Yogie Mochamad, SE., MM., menyampaikan bahwa semangat kebersamaan dan pengabdian Kosgoro 57 akan terus dijunjung tinggi untuk memajukan Indonesia.
“Peluncuran Koperasi Jasa Angkutan ini sebagai wujud konkrit dari komitmennya dalam memperkuat perekonomian anggota dan mendukung pengembangan sektor transportasi lokal. Langkah ini selaras dengan seruan nasional Kosgoro 1957 untuk membentuk 1.000 koperasi di seluruh Indonesia pada awal tahun 2026,” ujar Kang Yogie kepada awak media.
Acara peluncuran dihadiri oleh pengurus Kosgoro tingkat cabang, perwakilan pemerintah daerah Purwakarta, sejumlah tokoh masyarakat, serta perwakilan pengusaha dan pekerja di sektor transportasi, menjadikannya tonggak penting dalam pengorganisasian usaha angkutan di wilayah Purwakarta.
“Koperasi yang kita beri nama Koperasi Berkah Jaya Sejahtera bertujuan untuk mengakomodasi kebutuhan anggota yang sebagian besar merupakan pemilik kendaraan dan sopir angkutan serta usaha transportasi swasta. Kita juga mengakomodir para kader muda untuk mengelola koperasi ini,” jelasnya.
Kang Yogie mengungkapkan bahwa peluncuran koperasi ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, menyatukan potensi dan sumber daya anggota untuk meningkatkan efisiensi operasional usaha angkutan.
Kedua, memfasilitasi akses terhadap perizinan rute, pemeliharaan kendaraan, suku cadang berkualitas, serta pembiayaan yang lebih terjangkau. Ketiga, mengatur tata kelola usaha yang lebih profesional dan mendukung penerapan standar keamanan serta keselamatan dalam operasional transportasi.
“Koperasi Jasa Angkutan ini bukan hanya wadah ekonomi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesejahteraan bersama dan mendukung program pemerintah daerah dalam penataan sistem transportasi Purwakarta,” tambahnya.
Selain itu, koperasi akan menyelenggarakan berbagai program dan layanan, antara lain mendukung pembelian kendaraan baru serta pengembangan usaha anggota, pendaftaran dan pengurusan perizinan operasional kendaraan secara terpadu, kerjasama dengan penyedia suku cadang dan bengkel resmi untuk mendapatkan harga yang kompetitif, serta memfasilitasi akses terhadap program subsidi dan insentif dari pemerintah untuk sektor transportasi.
“Kami berharap Koperasi Jasa Angkutan Kosgoro 57 Purwakarta dapat menjadi contoh sukses dalam pengembangan koperasi sektor jasa di Jawa Barat, bahkan secara nasional,” kata Kang Yogie.
Sementara itu, Adriana, seorang pengusaha buah manggis dari Kecamatan Kiarapedes yang hadir pada acara peluncuran, menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Kosgoro Purwakarta. Menurutnya, koperasi ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih teratur, aman, dan berkelanjutan di wilayah Purwakarta.*










