Akses Vital Putus Total, Jalan Bojong-Geredug Longsor, Polsek Bojong Polres Pandeglang Turun ke Lokasi

PANDEGLANG (BANTEN) SUARAPANCASILA.ID – Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Kali ini longsor menerjang jalan desa yang menjadi urat nadi perekonomian dan akses pendidikan warga.

Peristiwa longsor tersebut terjadi di Jalan Desa penghubung antara Desa Bojong dengan Desa Geredug, tepatnya di Kampung Maja Kolelet RT 12 / RW 05, Desa Geredug, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Propinsi Banten (Area Sawah Desa Geredug Blok Sawah Lega – JL Geredug).

Kejadian longsor tersebut diketahui pertama kali pada hari Minggu, 4 Oktober 2026 sekitar pukul 05.00 WIB pagi. Warga yang hendak melintas untuk ke sawah dan anak sekolah yang hendak berangkat dikagetkan dengan kondisi jalan yang sudah amblas dan terputus.

Bacaan Lainnya

Dihimpun Media Onlane jalan yang longsor sangat memprihatinkan. Luas jalan yang longsor sekitar 3 meter x 5 meter dengan kedalaman beberapa meter. Material tanah, bebatuan, dan sisa pondasi jalan ikut amblas ke area persawahan dan aliran sungai kecil di bawahnya.

Jalan tersebut merupakan jalan penghubung utama dan satu-satunya jalan terdekat antara Desa Bojong dengan Desa Geredug. Jika jalan tersebut putus, warga harus memutar jauh.

Akibat kejadian tersebut, akses warga masyarakat lumpuh total untuk kendaraan roda empat. Bahkan untuk roda dua pun harus ekstra hati-hati karena kondisi tanah di pinggir longsor masih labil dan rawan longsor susulan, apalagi saat ini curah hujan mulai tidak menentu.

Dampak paling dirasakan adalah para pelajar dari Desa Geredug yang akan bersekolah ke SMK Negeri 4 Pandeglang dan warga yang akan beraktivitas ke pusat Kecamatan Bojong menjadi terhambat.

“Anak-anak sekolah dari Geredug yang sekolah ke SMKN 4 Pandeglang jadi terhambat, Pak. Kalau lewat sini tidak bisa, harus muter jauh lewat Desa Sodong, Kecamatan Saketi. Kasian anak-anak,” ujar Bapak JAPRI (56 ), Ketua RT 012/05, Kampung Maja Kolelet, Desa Geredug, yang menjadi saksi di lokasi.

Beruntung dalam peristiwa longsor tersebut tidak ada korban jiwa (NIHIL) dan tidak ada warga yang melintas saat kejadian. Kerugian materil masih dalam pendataan dan perhitungan pihak desa.

Mendapatkan laporan dari Ketua RT dan warga setempat, Kapolsek Bojong Iptu Edi Rumana bersama anggota Polsek Bojong, Babinsa Koramil Bojong, dan Muspika Kecamatan Bojong langsung bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi longsor (Cek TKP) pada Minggu pagi.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan tindakan kepolisian, antara lain:

1. Melakukan Cek TKP secara detail

2. Memasang Garis Polisi (Police Line) di sekitar lokasi longsor agar warga tidak mendekat dan untuk keamanan

3. Melakukan dokumentasi sebagai barang bukti dan laporan

4. Membuat Laporan resmi

5. Input Data ke Sistem Doors

6. Melapor ke pimpinan yakni Kapolres Pandeglang

7. Melakukan koordinasi dengan Ketua RT/RW setempat, Kepala Desa Geredug, Camat Bojong, serta instansi terkait.

Polsek Bojong dan Babinsa berdialog dengan warga, serta anggota Polsek Bojong dan Camat Bojong bersama staf meninjau langsung titik longsor yang cukup dalam.

Kapolsek Bojong Iptu Edi Rumana menghimbau kepada warga masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut, untuk tetap berhati-hati, waspada, dan tidak memaksakan diri melintas di bibir longsor karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan.

“Kami sudah cek TKP bersama Muspika, kami sudah pasang Police Line, dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak desa dan Muspika untuk penanganan lebih lanjut. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk sementara, demi keselamatan, warga kami himbau untuk menggunakan jalan alternatif melalui Desa Sodong, Kecamatan Saketi, sampai ada perbaikan dari pihak terkait,” ujar Kapolsek Bojong Iptu Edi Rumana kepada Bungas Banten, Minggu (05/10/2026).

Pihak Polsek Bojong juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait / instansi terkait seperti BPBD Kabupaten Pandeglang, Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang, Pemerintah Desa Geredug, dan Kecamatan Bojong untuk penanganan darurat dan perbaikan jalan yang longsor tersebut agar akses masyarakat bisa kembali normal dan aman dilalui.

Masyarakat Desa Geredug berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui dinas terkait segera turun tangan dan segera memperbaiki jalan yang longsor tersebut, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital perekonomian, akses pertanian, dan akses pendidikan warga Desa Geredug yang setiap hari dilalui ratusan warga.

Hingga berita ini diterbitkan, lokasi longsor masih dipasangi garis polisi dan warga diminta untuk tetap waspada.

suarapancasilaid'

Pos terkait