NASIONAL, SUARA PANCASILA.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia telah mengevaluasi kinerja PT PLN (Persero) imbas pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa beberapa waktu lalu. Ia turut memeriksa secara langsung faktor apa saja yang mempengaruhi stabilitas pasokan listrik nasional.
Bahlil menjelaskan total kebutuhan batu bara di pembangkit PLN selama setahun kurang lebih sekitar 154 juta metrik ton. Dari jumlah itu, berdasarkan aturan domestic market obligation (DMO) kepada para eksportir, PLN bisa mendapat pasokan hingga 180-190 juta metrik ton.
Dari jumlah pasokan sebanyak ini, menurut Bahlil 141 juta metrik ton batu bara sudah diterima PLN. Sementara untuk sisanya akan diterima seiring pelaksanaan ekspor baru bara.
“Sudah menyatakan kesediaannya Itu 160 juta sampai 170 juta (metrik) ton, yang sudah dikontrak oleh PLN, sudah kontrak itu 134 juta metrik ton. Terakhir, 3 hari lalu sudah mencapai 141 juta metrik ton,” ujar Bahlil dalam acara CNBC Energy Forum 2026, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).Bahlil mengatakan pasokan batu bara untuk produksi listrik itu sudah mulai tipis pada Juni 2026. Hal inilah yang kemudian dipertanyakan Bahlil.
“Artinya, ini dari 1 Januari sampai dengan bulan Juni, dari 154 juta kurang 141 juta, itu kan berarti tinggal 13 juta. Masa batu bara habis di bulan enam? Ini ilmu Abuleke apa lagi? Ya ini aku jujur-jujur saja nih, berarti kan ada sesuatu,” katanya.
Setelah memeriksa, Bahlil menemukan permasalahan yang terjadi adalah kualitas batu bara yang diterima PLN di bawah kebutuhan, sehingga diperlukan lebih banyak batu bara untuk menghasilkan listrik.Meski menurutnya, persoalan ini seharusnya sudah bisa dimitigasi jauh-jauh hari oleh PLN. Jangan seperti kondisi saat ini setelah terjadi kendala baru melapor dan memberikan keluhan.
“Ternyata kita cek ada medium batu bara yang kalorinya di atas 5.000 untuk campur. Inilah yang dibutuhkan. Nah kalau pemerintah memberikan DMO teknisnya kan kamu (PLN), perusahaan gitu loh. Jangan air sudah di batang leher baru teriak. Nah makanya saya dua minggu terakhir ini sudah jadi project manager PLN,” tandas Bahlil.











