LUBUKLINGGAU – SUARAPANCASILA.ID – Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah menjadi hari yang sangat istimewa bagi keluarga besar Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kota Lubuklinggau. Bertepatan dengan hari bersejarah tersebut, Musyawarah Daerah (Musda) IV KAHMI Kota Lubuklinggau dan Musda II FORHATI resmi digelar di Ballroom Hotel Dewinda Lantai 5, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi KAHMI Mewujudkan Masyarakat Kota Lubuklinggau Maju dan Sejahtera” ini dibuka langsung oleh Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat yang akrab disapa Yopi Karim.
Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Sumatera Selatan sekaligus Anggota DPRD Sumsel Fraksi PAN, Toyib Rakembang; Koordinator Presidium MD KAHMI Lubuklinggau, Rinaldi Efendi beserta jajaran presidium yakni Rudi Erwandi, Mulyadi Pabena, dan Deni Nofriyansa. Selain itu, tampak hadir pula para sesepuh KAHMI seperti Susyanto Tunut dan Azhari, alumni HMI lintas generasi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Lubuklinggau.
Dalam sambutannya, Wali Kota Lubuklinggau Yopi Karim berharap Musda IV KAHMI ini dapat melahirkan formulasi kepemimpinan yang lebih efektif dan adaptif guna menjawab tantangan organisasi di masa depan.
Menurut Yopi, KAHMI memiliki peran yang sangat strategis sebagai wadah berkumpulnya para intelektual dan alumni HMI yang kaya akan pengalaman serta gagasan. Oleh karena itu, diperlukan sistem kepemimpinan yang solid untuk menjaga kesinambungan agar organisasi tetap aktif dan produktif.
“Alhamdulillah, hari ini Musda KAHMI ke-IV dan FORHATI ke-II dapat terlaksana dengan baik secara bersamaan. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik untuk kemajuan organisasi,” ujar Yopi Karim.
Ia menilai momentum 1 Muharam harus dijadikan simbol semangat baru bagi KAHMI untuk memperkuat konsolidasi internal, sekaligus menghadirkan kepemimpinan yang mampu menggerakkan seluruh potensi alumni dalam mendukung pembangunan daerah.
“Selama ini kepemimpinan KAHMI dijalankan dengan sistem presidium yang bergantian setiap tahun. Ke depan, kita berharap KAHMI memiliki figur pemimpin yang kuat, visioner, dan mampu mengonsolidasikan seluruh potensi alumni. Namun jika terdapat kendala terkait keaktifan pengurus, tentu harus ada mekanisme yang jelas untuk menjaga keberlanjutan organisasi,” jelasnya.
Sebagai solusi konkret, Yopi Karim mengusulkan formulasi baru berupa pembentukan jabatan Ketua Harian agar roda organisasi dapat berjalan lebih optimal dan tidak bertumpu pada satu figur saja.
“Mungkin perlu ada Ketua Harian sebagai terobosan baru, sehingga organisasi bisa terus aktif bergerak dan melahirkan gagasan-gagasan cemerlang yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Lubuklinggau,” tambah sang Wali Kota.
Di sisi lain, Koordinator Presidium MD KAHMI Kota Lubuklinggau, Rinaldi Efendi, menegaskan komitmen penuh KAHMI untuk terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Lubuklinggau, khususnya dalam berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Toyib Rakembang yang mewakili MW KAHMI Sumatera Selatan menyampaikan permohonan maaf dari Ketua Umum MW KAHMI Sumsel, Joncik Muhammad, yang berhalangan hadir secara langsung karena sedang menunaikan tugas penting lainnya.
“Beliau menitipkan salam hangat kepada seluruh peserta Musda. Besar harapan beliau agar kegiatan ini berjalan sukses dan mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah untuk membawa KAHMI semakin maju serta bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Toyib.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda IV KAHMI Kota Lubuklinggau, Jamil Amir, menjelaskan bahwa Musda ini merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat daerah. Agenda utamanya meliputi evaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya, penyusunan arah kebijakan organisasi ke depan, serta pemilihan nakhoda baru untuk periode berikutnya.
Jamil berharap forum ini tidak hanya sukses memilih pemimpin baru, tetapi juga melahirkan berbagai rekomendasi strategis sebagai bentuk kontribusi nyata KAHMI bagi kemajuan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau, para alumni HMI, FORHATI, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil, sehingga Musda IV KAHMI dan FORHATI Kota Lubuklinggau ini dapat terlaksana dengan sukses dan lancar,” pungkas Jamil.
Berbekal semangat tahun baru Islam, Musda IV KAHMI Kota Lubuklinggau diharapkan menjadi titik balik lahirnya kepemimpinan yang visioner, solid, dan mampu memperkokoh posisi KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Lubuklinggau yang maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.











