Bupati dan Wabup Panen Raya Padi di Desa Belumai II,Salurkan Alsintan dan Pestisida

REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari, S.E., M.AP., bersama Wakil Bupati Dr. Hendri, S.STP., M.Si., melakukan panen raya padi di sawah Kelompok Tani Ringau Jaya, Desa Belumai II, Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Rabu (24/12/2025) pukul 14.00 WIB.

Upacara pemotongan padi pertama itu dihadiri Kadis Pertanian dan Perikanan Suradi, S.P.,M.Si., Kapolsek PUT AKP Mansyur Daud Manalu, SH, perwakilan Koramil PUT Pelda Bento Hernadi, Camat PUT Redo Kristianto, S.Sos., dan Kades Belumai II Kasmiyati, SH.

Bupati Fikri Thobari mengatakan, pangan adalah kebutuhan dasar manusia yang terus meningkat, sehingga peningkatan produksi dalam negeri perlu mendapat perhatian serius. Ia mengapresiasi keberhasilan petani Desa Belumai II mengolah 20 hektare sawah dengan produktivitas 4,7 ton gabang kering panen per hektare.

Bacaan Lainnya

“Saya berharap panen raya ini bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lain di Rejang Lebong.Kita juga mendorong masyarakat menyediakan lahan untuk cetak sawah baru melalui programCSR tahun 2026, guna mempercepat swasembada pangan,” kata Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wabup menyerahkan 3 alsintan power tracer dan 3paket pestisida kepada kelompok tani yang mendapat kegiatan optimalisasi lahan sawah.Bantuan alsintan diberikan kepada Kelompok Tani Ringau Jaya Desa Belumai II, KP3A Citra TaniDesa Suka Merindu, Sindang Beliti Ilir, dan Kelompok Tani Pengambang Maju Kecamatan Sindang Beliti Ulu, sedangkan pestisida diberikan kepada Kelompok Tani Subur, Pagar Bulan,dan Suka Karya dari Desa Belumai II.

Selain itu, para petani juga menyampaikan aspirasi mereka. Sumijo meminta perbaikan siringinduk irigasi yang bocor, sementara Yuswardi dari Kelompok Tani Suka Karya mengeluhkankurangnya hand tractor dan kerusakan bending Ketapang akibat longsor.

Bupati merespons cepat, meminta Kadis Pertanian dan Kadis PUPR turun ke lapangan untukmemeriksa kondisi bendung dan siring induk irigasi. Kadis Pertanian Suradi menambahkan,petani bisa mengajukan pinjam pakai hand tractor ke Dinas Pertanian dengan prosedursederhana.

Acara diakhiri dengan Bupati dan Wabup mencoba power tracer untuk memisahkan padi daribatangnya. Alat ini memungkinkan perontokan padi dilakukan dengan cepat dan efisien,sehingga membantu mempercepat proses panen bagi para petani.(mcrl/rahman/dero)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *