Bupati Fikri Turun Langsung Pimpin Evakuasi Banjir RPH dan Kandang Sapi di Curup Tengah

REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Curah hujan deras pada Kamis (8/01/2026) sore menyebabkan sungai di Kelurahan Talang Rimbo Lama, Kecamatan Curup Tengah, meluap dan merendam Rumah Pemotongan Hewan (RPH) serta kandang sapi milik warga.

Banjir terjadi sekitar pukul 18.00 WIB akibat tersumbatnya aliran sungai oleh rumpun bambu,pohon, dan sampah di bawah jembatan kecil yang menghubungkan RPH dan kandang ternak.Dua gedung RPH terendam air setinggi satu meter, sementara sekitar 60 ekor sapi dan kerbau milik Riki Erlando terdampak. Dua ekor sapi terpaksa disembelih karena terlalu lama terendamair dan kedinginan.

Selain ternak, seorang warga sempat terjebak di rumah saat air terus meninggi. Beruntung, ia berhasil dievakuasi tim gabungan menggunakan seutas tali.

Bacaan Lainnya

Menanggapi kondisi darurat ini, Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, SE., MAP turunlangsung ke lokasi untuk memimpin proses evakuasi. Bupati didampingi Wakapolres Rejang Lebong Kompol Risdianta, serta melibatkan personel Polres, Basarnas, Brimob Yon A Curup,BPBD, PUPR, Dinas Sosial, Damkar, Satpol PP, Camat, Lurah, dan masyarakat setempat.

Untuk mempercepat penanganan, alat berat jenis excavator diterjunkan untuk membongkar rumpun bambu, kayu, dan sampah yang menyumbat aliran sungai.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 02.00 WIB dini hari Jumat (9/01/2026). Aliran air berhasil dibersihkan, kondisi di lokasi kembali aman, dan sebagian besar sapi ternak berhasil diselamatkan. Meskipun dua ekor sapi harus dipotong, cepatnya penanganan memastikan keselamatan warga dan ternak lainnya.

Kejadian ini menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dan sinergi lintas instansi, mulaidari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Satpol PP, hingga aparat kecamatan dan kelurahan, dalam menghadapi bencana.

Bupati Fikri menyatakan bahwa penanganan cepat dan koordinasi antar lembaga menjadi kunciuntuk mengurangi risiko kerugian bagi warga dan memastikan keselamatan hewan ternak. Iajuga meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, terutama di wilayahyang rawan genangan.

“Kami menurunkan seluruh sumber daya yang ada, termasuk alat berat dan personel, untuk memastikan warga dan ternak selamat. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,”tegas Bupati Fikri di lokasi.(mcrl)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *