KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menghadiri Pesta Rakyat yang digelar oleh Paguyuban Pengusaha Rokok Malang Raya di Lapangan sepakbola Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (03/10/2024).
Kedatangan Kedatangan putra bungsu Presiden RI Jokowi di acara yang juga menghadirkan bintang tamu Jihan Audy tersebut disambut antusias ribuan warga Kota Malang.
Dengan mengenakan jaket berwarna pink Kaesang Pangarep menyapa warga dengan didampingi pasangan calon (Paslon) nomor urut 1, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin (WALI), mantan Wali Kota Malang Peni Suparto, serta perwakilan pengurus koalisi partai pengusung WALI.
Dikesempatan ini, ia menjelaskan maksud dan tujuannya hadir ditengah-tengah warga Kota Malang sebagai pengobat rasa penarasannya terhadap kesenian Bantengan di Malang.

“Saya disini bukan kampanye, hanya ingin nonton kesenian traditional Bantengan. Saya kira Bantengan itu hewan asli banteng yang diadu,” tutur Kaesang disambut gelak tawa ribuan warga Kota Malang.
Sejurus kemudian, Kaesang memberi pesan agar dalam Pemilukada yang akan bergulir pada 27 November 2024, memilih pemimpin yang bersih.
“Saya cuma titip pesan, seng korupsi ojok dipilih (yang korupsi jangan dipilih),” himbaunya.

Sementara itu, Calon Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan bahwa acara yang berlangsung titik awal pembuktiannya bersama Paguyuban Pengusaha Rokok Malang Raya. Bahwa Pasangan Calon Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin (WALI) memiliki program unggulan 1.000 event setiap tahun.
“Adanya Pesta Rakyat ini bisa jadi pemantik program 1000 event tiap tahunnya, dimana berkat berkat dukungan para pengusaha,” terang Wahyu.
Diharapkan Wahyu program yang dicanangkan bisa jadi wadah untuk memfasilitasi semua pegiat seni dan budaya di Kota Malang.
“Kedepan semoga semua dapat terfasilitasi dengan adanya program yang sudah dicanangkan, baik itu anak muda dan para senior pelaku seni bantengan, jaranan, campursari dan lain-lain, bahkan pengajian,” pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, Gebyar Pesta Rakyat kali ini melibatkan sebanyak 25 kelompok bantengan, selain itu juga ada 5.000 kupon makan siang gratis untuk masyarakat yang datang.










