BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA .ID – Momen Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348 menjadi semakin berkesan dengan digelarnya program nikah gratis. Sebanyak 24 pasangan calon pengantin resmi melangsungkan akad nikah di Mall Pelayanan Publik (MPP) Brebes, Kamis (15/1/2025), tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.
Layanan ini bukan sekadar prosesi pernikahan, melainkan sebuah kado istimewa dari pemerintah daerah untuk warganya. Dari penjemputan, rias manten, hingga prosesi akad nikah, semua ditanggung penuh oleh Pemkab Brebes melalui DPMPTSP bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes.
Wakil Bupati Brebes, Wurja, menegaskan komitmen pemerintah dalam menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat. Menurutnya, layanan ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terkendala biaya untuk menikah secara sah, baik menurut negara maupun agama.
“Pemerintah Kabupaten Brebes meyakini bahwa setiap warga berhak merasakan kebahagiaan dalam mengikat janji suci pernikahan tanpa terbebani biaya. Melalui layanan ini, pernikahan diharapkan semakin mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komitmen rumah tangga. “Angka perceraian di Kabupaten Brebes masih cukup tinggi. Karena itu saya berpesan agar setiap pasangan mampu saling menghargai, menjaga komitmen, dan menyadari bahwa membina rumah tangga adalah tanggung jawab bersama yang harus dijalani dengan kesabaran dan keikhlasan,” katanya.
Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes, Ridho Khaeroni, menegaskan bahwa seluruh rangkaian layanan benar-benar gratis. “Mulai dari penjemputan ke rumah masing-masing pasangan, rias manten, hingga biaya nikah, semuanya gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun,” tegasnya.
Tak hanya itu, para pengantin juga langsung mendapatkan layanan administrasi kependudukan. “Setelah akad nikah, mereka langsung memperoleh buku nikah, KK dan KTP dengan status menikah. Baznas juga memberikan bantuan usaha sebesar dua juta rupiah, dan kami memfasilitasi NIB bagi pasangan yang memiliki usaha mikro,” jelas Ridho.
Peserta nikah gratis berasal dari berbagai kecamatan: Brebes enam pasangan, Bulakamba delapan pasangan, Ketanggungan lima pasangan, Bumiayu dua pasangan, serta masing-masing satu pasangan dari Losari, Bantarkawung, dan Sirampog.
Suasana haru begitu terasa. Salah satunya dialami pasangan Muhammad Maulana dan Winda Ayu asal Bulakamba. “Alhamdulillah, kami sangat terharu dan bersyukur. Terima kasih kepada Pemkab Brebes atas semua fasilitas ini, semoga rumah tangga kami sakinah mawaddah wa rahmah,” ungkap Winda dengan mata berkaca-kaca.
Momentum Hari Jadi Brebes kali ini menjadikannya semakin berkesan, seolah menegaskan bahwa kebahagiaan warga adalah hadiah paling berharga dari pemerintah.










