SIAK (RIAU), SUARAPANCASILA.ID – Ribuan masyarakat memadati halaman Klenteng Hock Siu Kong, Kelurahan Kampung Rempak, Kabupaten Siak, Selasa (3/3/2026) malam. Perayaan Cap Go Meh 2577 Kongzili berlangsung meriah dan penuh nuansa kebersamaan.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. hadir langsung dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut. Turut hadir Bupati Siak Dr. Afni Z, S.AP., M.Si. unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta perwakilan paguyuban Tionghoa se-Kabupaten Siak.
Ketua panitia, Jhoni Cang, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Forkopimda dan seluruh tamu undangan. Ia menyebut perayaan Cap Go Meh menjadi bukti nyata harmoni dalam keberagaman di Kabupaten Siak.
“Ini adalah bukti bahwa kita hidup rukun dalam perbedaan. Budaya Indonesia tidak pernah hilang, justru menjadi perekat persaudaraan. Tahun ini kami memasang sekitar 1.500 lampion dan melibatkan pelaku UMKM lokal agar ekonomi masyarakat ikut bergerak,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Siak Dr. Afni Z menegaskan bahwa perayaan Cap Go Meh tahun ini terasa istimewa karena berlangsung beriringan dengan suasana Bulan Suci Ramadhan.
“Perayaan ini menunjukkan bahwa masyarakat Siak mampu hidup berdampingan dalam perbedaan. Kebersamaan inilah yang harus kita jaga untuk membangun Kabupaten Siak yang lebih baik,” ucapnya.
Acara semakin semarak dengan penampilan Tari Persembahan dan Tari Kreasi dari siswi SMAN 1 Siak, dilanjutkan penyalaan kembang api oleh Bupati Siak didampingi Forkopimda dan tokoh masyarakat. Hiburan rakyat serta pengundian kupon hadiah menambah antusiasme warga yang hadir.
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan aman dan kondusif.
“Kami dari Polres Siak berkomitmen menjaga keamanan setiap kegiatan masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama maupun budaya. Cap Go Meh ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga momentum memperkuat toleransi dan persaudaraan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai, terlebih di bulan Ramadhan.
Untuk memastikan kelancaran kegiatan, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh 25 personel Polri, 5 personel TNI, 10 personel Dishub, serta 5 personel Satpol PP. Hingga pukul 00.00 WIB, kegiatan masih berlangsung dengan jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 1.000 orang. Situasi terpantau aman, tertib dan lancar.
Sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Cap Go Meh 2026 di Siak bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi simbol kuatnya toleransi dan semangat persatuan di Negeri Istana.










