REJANG LEBONG (BENGKULU), SUARAPANCASILA.ID – Suasana haru menyelimuti warga terdampak banjir diKecamatan Sindang Beliti Ilir (SBI), Rabu (31/12/2025), saat Bupati Rejang Lebong HM FikriThobari, SE, MAP turun langsung ke lokasi bencana didampingi Ketua DPRD Rejang LebongJuliansyah Yayan untuk menyalurkan bantuan tanggap darurat.
Sejumlah warga bahkan tak kuasa menahan air mata ketika menyaksikan langsung kehadiranorang nomor satu di Rejang Lebong itu di tengah lumpur dan sisa genangan banjir. KehadiranBupati dinilai sebagai bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar hadir di saat masyarakatsedang tertimpa musibah.
“Bupati kami luar biasa. Sejak sore beliau terus memantau kondisi banjir, bahkan langsungdatang ke lokasi. Kami sangat terharu dan berterima kasih,” ungkap Rudi, salah seorang korbanbanjir dengan mata berkaca-kaca.
Sejak Sore Pantau, Malam Tim Turun, Pagi Bupati Hadir
Banjir yang terjadi sejak Selasa sore tersebut diketahui telah dimonitor langsung oleh BupatiRejang Lebong. Ia segera menginstruksikan tim tanggap darurat yang dipimpin Asisten ISetdakab Rejang Lebong Boby Harpa Santana, SSTP, MSi untuk turun langsung ke titik-titikterdampak banjir sejak malam hari.
Tak berhenti sampai di situ, Bupati HM Fikri Thobari memastikan sendiri kondisi warga denganturun langsung ke lapangan bersama Ketua DPRD, Kepala BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP,Baznas, camat, kepala desa, serta unsur TNI dan Polri.
Tiga Desa Terdampak Banjir Parah
Dalam kunjungannya, rombongan Bupati meninjau sejumlah lokasi banjir akibat meluapnyaSungai Ulak Semumai dan Sungai Semumai Deras, di antaranya:
Desa Lubuk Belimbing I (60 KK terdampak)
Desa Sari Pulau (3 KK terdampak)
Desa Sukamerindu (18 KK terdampak)
Selain banjir, Bupati juga menyempatkan diri mengunjungi Desa Lawang Agung, KecamatanSBI, untuk meninjau lokasi kebakaran rumah warga sebagai bentuk kepedulian pemerintahdaerah terhadap seluruh musibah yang menimpa masyarakat.
Pemerintah Harus Bersama Rakyat
Dalam keterangannya di lokasi, Bupati Rejang Lebong HM Fikri Thobari menyampaikan bahwakehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah adalah sebuah kewajiban.
“Kami tidak ingin masyarakat merasa sendirian menghadapi musibah ini. Sejak laporanpertama kami terima, kami langsung bergerak. Pemerintah harus hadir, melihat langsung,mendengar langsung, dan membantu langsung,” tegas Bupati.
Ia menambahkan, bantuan logistik yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian awalpemerintah daerah untuk meringankan beban warga selama masa tanggap darurat.
“Bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami warga, tetapi ini adalahbentuk empati dan komitmen kami. Insya Allah pemerintah akan terus mendampingi sampai kondisi benar-benar pulih,” ujar Bupati.
Duka Mendalam atas Korban Jiwa
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnyasatu warga akibat banjir, yakni Bapak Yanto (46), warga Desa Lubuk Belimbing II, yangditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Meles, Desa Sukamerindu. Almarhummeninggalkan empat orang anak.
“Kami sangat berduka. Atas nama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, saya menyampaikanbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yangditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran,” ucap Bupati dengan nada haru.
Pemerintah Terus Siaga
Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong M Budianto ST MT menyampaikan bahwa banjirdisebabkan jebolnya tanggul Sungai Semumai di wilayah Lubuk Belimbing. Saat ini pemerintahdaerah terus melakukan pemantauan, pendataan kerusakan, serta bersiaga menghadapipotensi cuaca ekstrem lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada,mengingat curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
Kepedulian hari ini menjadi kekuatan untuk pemulihan esok hari. Pemerintah hadir,masyarakat tidak sendiri.(mcrl/dero/adc)










