BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Komitmen PT Mitra Bisnis Keluarga (MBK) Ventura dalam mendukung kesehatan masyarakat dan pemberdayaan perempuan kembali diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Melalui Cabang Larangan, Wilayah Brebes Region 11, MBK Ventura menyalurkan bantuan sarana pendukung posyandu kepada 11 desa di Kecamatan Larangan sekaligus menggelar edukasi literasi keuangan bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal.
Kegiatan bertajuk “Posyandu Berkualitas, Masyarakat Sehat dan Sejahtera” yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Larangan, Selasa (21/7/2026), merupakan bagian dari penyaluran dana zakat perusahaan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak serta memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan layanan keuangan resmi.
Sebanyak 11 posyandu di Kecamatan Larangan menerima bantuan berupa timbangan digital bayi dan timbangan dewasa yang diharapkan mampu mendukung pelayanan kesehatan dasar bagi ibu dan balita. Selain penyerahan bantuan, sekitar 50 debitur dan masyarakat mengikuti edukasi literasi keuangan yang membahas pentingnya menggunakan lembaga jasa keuangan legal sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal.
Asisten Regional Manager 11 Jateng 1 PT MBK Ventura, Resma Nurani, mengatakan bahwa MBK Ventura tidak hanya menjalankan fungsi sebagai lembaga pembiayaan usaha mikro, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Melalui Cabang Larangan, kami melaksanakan kegiatan sosial dengan menggandeng Puskesmas Larangan. Bantuan timbangan digital bayi dan timbangan dewasa ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan posyandu di Kecamatan Larangan,” ujarnya.
Menurut Resma, pemilihan posyandu sebagai sasaran program didasarkan pada karakteristik nasabah MBK Ventura yang mayoritas merupakan perempuan. Di sisi lain, sebagian besar karyawan MBK Ventura juga merupakan perempuan sehingga perusahaan memiliki kepedulian besar terhadap peningkatan kualitas layanan bagi kaum ibu.
“Kami melihat posyandu sangat dekat dengan para ibu yang memiliki peran penting dalam menciptakan generasi masa depan. Karena itu kami ingin memberikan kontribusi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Dalam sesi literasi keuangan, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai layanan pembiayaan yang dimiliki MBK Ventura, mulai dari pembiayaan modal kerja usaha, perbaikan tempat usaha, pembiayaan air dan sanitasi, hingga modal kerja mandiri. Materi juga menekankan pentingnya memilih layanan keuangan yang berada di bawah pengawasan OJK sebagai upaya melindungi masyarakat dari risiko penipuan maupun pinjaman ilegal.
Supervisor MBK Ventura Cabang Larangan, Eka Rahmawati, menjelaskan bahwa pembiayaan yang disalurkan perusahaan selama ini banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro perempuan di berbagai sektor ekonomi.
“Sebagian besar nasabah kami bergerak di sektor pertanian, perdagangan kecil, warung makan, hingga berbagai usaha rumahan. Harapannya, pembiayaan yang kami berikan dapat membantu mengembangkan usaha mereka sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga,” ungkapnya.
Camat Larangan, Adithya, mengapresiasi inisiatif MBK Ventura yang dinilai tidak hanya memperkuat layanan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperluas akses informasi mengenai lembaga keuangan resmi.
Menurutnya, kehadiran MBK Ventura menjadi langkah positif dalam mendukung pemberdayaan perempuan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa.
“Bantuan ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kader posyandu, sekaligus menjadi awal kolaborasi yang berkelanjutan antara MBK Ventura, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan perwakilan Puskesmas Larangan, Murni. Ia menilai bantuan sarana kesehatan tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi pelayanan posyandu, khususnya dalam pemantauan tumbuh kembang balita dan kesehatan masyarakat.
“Bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi kegiatan posyandu. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut agar pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Larangan semakin optimal,” katanya.
Melalui sinergi antara dunia usaha, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, MBK Ventura berharap program sosial ini mampu memberikan dampak berkelanjutan, baik dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar maupun penguatan literasi keuangan. Dengan demikian, perempuan pelaku usaha mikro dapat semakin berdaya, memiliki akses terhadap pembiayaan yang aman, serta mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Kabupaten Brebes.











