KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID- Calon Walikota Malang Ir.H.Moch Anton (Abah Anton) bersama Wakilnya Dimyati Ayatullohi kembali menyapa masyarakat dan para pedagang di pasar besar Kota Malang pada Sabtu, (12/10/2024) siang.
Kehadiran paslon ABADI ini disambut antusias dengan yel-yel Abadi Metal (Abah Anton-Dimyati Menang Total).
Seperti biasa dengan senyum khas, kedua Paslon nomor urut 3 itu menyapa dan menyalami satu persatu pedagang serta masyarakat, serta memenuhi permintaan untuk foto bersama.
Salah satu pemilik toko emas di pasar besar yang bernama H. Zein mengungkapkan bahwa dirinya sangat mengenal sosok Abah Anton yang memang dekat dengan masyarakat.
Gaya blusukan dan selalu peduli kepada wong cilik memang menjadi ciri Abah Anton selama menjabat Walikota Malang pada periode periode 2013–2018 lalu.
“Abah Anton ini saya kenal sebagai sosok pemimpin yang agamis, suka bersedekah, dan peduli wong cilik,” katanya.
Baginya, masyarakat bawah tetap akan mendukung Abah Anton-Dimyati Ayatullah sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang meskipun selama ini salalu diterpa isu Abah Anton adalah mantan narapidana korupsi.
“Itu tidak berpengaruh bagi kami masyarakat arus bawah. Dan kami para pedagang emas siap mendukung dan memenangkan Abah Anton – Dimyati Ayatullah,” ujarnya.
Bahkan, Abah anton juga menyatakan siap jika kemungkinan dalam debat nanti akan membawa isu yang menyorot statusnya sebagai mantan narapidana korupsi.

“Kami dari ABADI sudah siap jika isu terebut diangkat dalam debat terbuka. Tapi dalam debat nanti, kita akan adu gagasan dan perencanaan yang baik-baik saja,” kata Abah Anton.
“Dalam debat terbuka nanti, kita buat enjoy saja, kalau perlu nanti sebelum debat joget dulu,” ucapnya.
Abah Anton juga mengucapkan syukur alhamdulillah dukungan ke ABADI terus mengalir dari berbagai kelompok masyarakat.
“Tadi dukungan dari PWRI telah menyatakan sikap untuk mendukung ABADI, kemudian dilanjut ke pasar besar yang memang sangat ditunggu para pedagang dan pengunjung,” ucap Abah Anton.
Selanjutnya, pernyataan sikap dukungan ke ABADi juga datang dari PAC Muslimat NU dan Ranting se Kecamatan Kedungkandang.










