Pemkot Palembang Perkuat Posyandu Dan PHBS, Kader Didorong Tingkatkan Kapasitas

PALEMBANG, SUARA PANCASILA.ID -Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat peran Posyandu dan kader kesehatan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat serta mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Upaya tersebut ditandai dengan dibukanya kegiatan Pelaksanaan Pembinaan, Pendampingan dan Penilaian Posyandu serta Kader Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi dan Lomba PHBS Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di rumah dinas Wali Kota Palembang, Jumat (21/8/2026), itu dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Palembang, Sulaiman Amin.

Bacaan Lainnya

Hadir di acara ini, antara lain, Ketua Pembina Posyandu Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, Tim Penilai Lomba Kelurahan Ber-PHBS, Tim Penilai Lomba Posyandu dan Kader Bidang Kesehatan Berprestasi, instansi terkait, serta para camat dan lurah.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu dan kapasitas kader, khususnya dalam memberikan pelayanan di bidang kesehatan,” ujar Sulaiman Amin, dalam sambutannya.

Ia menyebutkan, Posyandu memiliki peran strategis sebagai wadah pelayanan sekaligus pemberdayaan masyarakat. Karena itu, keberadaan Posyandu perlu terus diperkuat agar mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.

“Kita berharap Posyandu dapat terus memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan,” ujar Sulaiman.

Selain penguatan Posyandu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan penerapan PHBS di tengah masyarakat. Penerapan pola hidup bersih dan sehat dinilai perlu terus didorong melalui keterlibatan aktif pemerintah, kader kesehatan dan masyarakat.

Pemkot Palembang juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini telah berkontribusi dalam memberikan pelayanan serta mendukung berbagai program kesehatan di lingkungan masyarakat.

Sulaiman menegaskan, proses pembinaan dan penilaian tidak semata-mata ditujukan untuk menentukan pemenang lomba, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Melalui pembinaan dan penilaian ini, kami berharap para kader terus meningkatkan kapasitas, kualitas pelayanan dan inovasi dalam menjalankan tugasnya,” kata Sulaiman.Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, kader Posyandu dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk bersama-sama memperkuat Posyandu dan penerapan PHBS, sehingga dapat mendukung terwujudnya masyarakat Palembang yang sehat dan berkualitas,” pungkas Sulaiman.

suarapancasilaid'

Pos terkait