Rakor MPC PP Kota Malang Matangkan HUT ke-67, Diklat KOTI dan Regenerasi Kepemimpinan 2027.

KOTA MALANG (JATIM),SUARAPANCASILA,ID- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Pemuda Pancasila (PP) pada 28 Oktober 2026, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Malang menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan partisipasi kader, serta mematangkan sejumlah agenda strategis.

Kegiatan tersebut berlangsung di Whaton Cafe & Resto, Jalan Ikan Gurami Nomor 10, Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (17/10/2026). Rapat dihadiri jajaran pengurus MPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), Komando Inti (KOTI) Mahatidana, Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (SAPMA), serta Srikandi Pemuda Pancasila Kota Malang.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Malang, Ripkianto, ST., MT., menyampaikan sejumlah arahan terkait penguatan loyalitas kader, persiapan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) KOTI Mahatidana, pelaksanaan kegiatan sosial menjelang HUT organisasi, serta rencana regenerasi kepemimpinan MPC pada 2027.

Bacaan Lainnya

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam rapat koordinasi tersebut ialah pelaksanaan Diklat Pratama MPC PP Surabaya yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Trawas, Mojokerto.

Ripkianto menyoroti masih rendahnya jumlah pendaftar dari MPC Pemuda Pancasila Kota Malang. Berdasarkan penyampaian dalam rapat, jumlah pendaftar dari Kota Malang baru mencapai satu orang, sementara setiap MPC kabupaten/kota diharapkan mengirimkan sedikitnya lima kader.

Ia menegaskan bahwa loyalitas terhadap organisasi semestinya tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan dan tanggung jawab bersama.

“Ini menjadi renungan bersama sejauh mana loyalitas kita terhadap Pemuda Pancasila. Jangan sampai ucapan ‘Pancasila Abadi’ hanya sebatas di bibir saja, tetapi harus benar-benar diresapi dalam hati. Kader yang loyal harus siap terlibat dalam setiap kegiatan organisasi,” tegasnya.

Pendaftaran peserta diklat masih dibuka hingga 20 Oktober 2026. Karena itu, jajaran pengurus diharapkan segera melakukan koordinasi dan mendorong kader yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi.

Selain membahas diklat, rapat koordinasi juga menitikberatkan persiapan peringatan HUT ke-67 Pemuda Pancasila pada 28 Oktober mendatang.

Ripkianto mendorong seluruh PAC di tingkat kecamatan agar menginisiasi kegiatan sosial yang dapat dilaksanakan secara mandiri hingga menjangkau lingkungan kelurahan. Menurutnya, peringatan hari jadi organisasi seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sejumlah kegiatan yang diusulkan antara lain membersihkan saluran irigasi dan drainase, memperbaiki serta mengecat patok pengarah jalan, hingga menambal jalan berlubang melalui kegiatan swadaya dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kewenangan pihak terkait.

Ia berharap berbagai kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan organisasi dengan masyarakat sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan Pemuda Pancasila tidak hanya berorientasi pada aktivitas internal.

“Kita harus memberikan hawa baru bagi Pemuda Pancasila melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Kehadiran kita harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Malang,” tambahnya.

Dorongan tersebut menempatkan aksi sosial sebagai salah satu langkah untuk membangun kepercayaan publik melalui kegiatan yang konkret, terukur, dan dirasakan langsung oleh warga.

Dalam rapat yang sama, Ripkianto juga menyinggung rencana pergantian kepemimpinan MPC Pemuda Pancasila Kota Malang pada 2027.

Ia berharap proses regenerasi mendatang mampu melahirkan pemimpin yang dapat memperkuat soliditas organisasi, mendorong kemandirian kader, serta menjaga marwah Pemuda Pancasila.

Regenerasi kepemimpinan dinilai menjadi bagian penting dalam keberlanjutan organisasi. Karena itu, konsolidasi antarpengurus dan peningkatan partisipasi kader perlu terus diperkuat agar organisasi dapat menjalankan program secara berkesinambungan.

Rapat koordinasi tersebut menjadi ruang penyamaan persepsi bagi jajaran MPC, PAC, KOTI Mahatidana, SAPMA, dan Srikandi Pemuda Pancasila Kota Malang dalam menyongsong agenda organisasi ke depan.

Menjelang HUT ke-67, tantangan yang dihadapi bukan semata-mata menyukseskan peringatan hari jadi, melainkan juga memastikan nilai organisasi tercermin dalam kedisiplinan kader, kepedulian sosial, serta kontribusi positif bagi masyarakat Kota Malang.

suarapancasilaid'

Pos terkait