CURUP, SUARAPANCASILA.ID- Beberapa rumah warga di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur yang berada di pinggir sungai, terancam amblas jika terjadi longsor sewaktu-waktu.
Karena diketahui, jarak lokasi rumah warga dengan bibir sungai, tidak sampai sekitar 50 meter lagi.
Lurah Sukaraja Raden Awani mengatakan, diperkirakan kurang dari 2 taun lagi bibir sungai yang terus mendekat, akan sampai dengan lokasi rumah yang ada di sekitarnya.
Sehingga besar kemungkinan, rumah warga akan amblas karena tanahnya tergerus. Apalagi saat ini, cuaca sedang tak menentu, dan teru-terusan hujan.
“Sebelumnya jarak bibir sungai dengan rumah warga kita itu cukup jauh. Namun lambat laun, bibir sungai semakin mendekati rumah warga karena terus tergerus oleh air sungai. Saya bisa perkirakan, paling lama sekitar 2 tahun lagi tanah akan semakin tergerus,” terangnya.
Karena itu disampaikan Raden, saat ini pihaknya membutuhkan bantuan pembuatan bronjong untuk diletakkan di sekitaran rumah warga yang berada di pinggiran sungai itu.
Karena setidaknya, ada sekitar 200 meter yang butuh dipasang bronjong tersebut
“Ada sekitar 7 unit rumah yang berada di sekitaran bibir sungai. Sehingga setidaknya, dibutuhkan sekitar 200 meter bronjong untuk disekitaran lokasi tersebut,” jelasnya.
Raden juga menyampaikan, terkait dengan pembuatan bronjong ini akan diusulkan pihaknya pada Musrenbangcam nanti
Sehingga dengan usulan tersebut, besar harapan dapat diakomodir pada tahun 2025 nanti.
Karena jika tidak, dirinya khawatir bibir sungai akan semakin tergerus mendekati ruma warga.
“Kami sangat mengharapakan, usulan kami ini nanti bisa didengar dan diakomodir. Memang banyak usulan prioritas seperti perbaikan drainase yang kerap membuat air tergenang hingga usulan lainnya. Akan tetapi menurut kami, pembuatan bronjong ini salah satu prioritas yang memang sifatnya urgen dan harus dikerjakan,” singkatnya. (*)










