SAWAHLUNTO (SUMBAR) SUARA PANCASILA –ID- Sinergi TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat kembali diperkuat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 wilayah Kodim 0310/SS.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pembukaan TMMD yang digelar di Lapangan Sepakbola Talawi, Selasa (13/10/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dan diikuti ratusan peserta dari TNI, Polri, ASN, organisasi kemasyarakatan, pelajar dan masyarakat.
Hadir Staf Ahli Korem 032/Wirabraja Padang, Staf Ahli Setda Provinsi Sumatera Barat, Kadisops Lanud Sutan Sjahrir Padang, perwakilan Dinas PMD Provinsi Sumbar, Wakil Bupati Dharmasraya, unsur Forkopimda Kota Sawahlunto, Dandim 0310/SS selaku Dansatgas TMMD, Ketua TP PKK dan Ketua GOW Kota Sawahlunto, serta camat, kepala desa dan tokoh masyarakat Talawi.
Dandim 0310/SS selaku Dansatgas melaporkan, TMMD ke-130 dipusatkan di tiga desa di Kecamatan Talawi, yakni Desa Batu Tanjung, Desa Tumpuk Tangah dan Desa Data Mansiang, selama 35 hari mulai 13 Oktober hingga 16 November 2026.
TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Sasaran fisik meliputi pembangunan infrastruktur jalan untuk membuka akses dan memperlancar distribusi hasil pertanian, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan penguatan ketahanan pangan melalui penanaman jagung hibrida. Sasaran nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, penanganan stunting dan sosialisasi bahaya narkoba.
Dalam amanatnya, Wali Kota Riyanda menegaskan TMMD adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dan program strategis percepatan pembangunan desa.
“TMMD adalah bukti negara hadir hingga ke pelosok desa. Ketika TNI, Pemko, Pemprov, pemerintah desa dan masyarakat bersatu, tidak ada pekerjaan yang berat. Jalan kita bangun, rumah warga kita perbaiki, pangan kita kuatkan, semua untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Wali Kota Riyanda.
Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0310/SS dan Korem 032/Wirabraja, serta berharap semangat gotong royong yang terbangun selama TMMD terus menjadi budaya pembangunan di Sawahlunto.
Upacara ditandai dengan penandatanganan naskah serah terima program dan penyematan tanda peserta TMMD secara simbolis kepada perwakilan TNI dan masyarakat.











