Sinergi forkopimda Prabumulih dukung program makan bergizi gratis untuk wujudkan generasi emas 2045

PRABUMULIH, SUARA PANCASILA.ID – Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Prabumulih menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda Kota Prabumulih Tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergitas Forkopimda dalam Mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis Guna Menciptakan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih Ibu Ansera Primadona, S.H., M.H., Kepala Pengadilan Negeri Kota Prabumulih Bapak Sugiri Wiryandono, S.H., M.Hum., Dandim 0404/Muara Enim yang diwakili oleh Pabung Mayor Arm. Broto Santoso, serta Kapolres Prabumulih yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Sardinata, S.H.

Dalam sambutannya, Wali Kota Prabumulih menegaskan bahwa visi Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila generasi muda dipersiapkan sejak dini menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Salah satu fondasi utama dalam mewujudkan hal tersebut adalah pemenuhan gizi anak.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujar Wali Kota.

Bacaan Lainnya

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Prabumulih untuk memastikan tidak ada anak sekolah yang belajar dalam keadaan lapar serta tidak ada kasus stunting yang menghambat tumbuh kembang anak.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program tersebut, dengan beberapa poin utama sebagai berikut:

  1. Sinergi Data dan Sasaran
    Seluruh unsur Forkopimda, DPRD, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diharapkan dapat menyelaraskan data agar program tepat sasaran, mencakup PAUD, SD, SMP, ibu hamil, dan balita. TNI dan Polri berperan dalam pengamanan distribusi, sementara Kejaksaan dan Pengadilan mengawal aspek akuntabilitas.
  2. Sinergi Pengawasan Mutu
    Kualitas makanan harus memenuhi standar gizi yang baik. Dinas Kesehatan bertanggung jawab dalam pengawasan standar gizi dan higiene, sedangkan Dinas Pendidikan memastikan distribusi berjalan hingga ke siswa secara optimal.

Melalui sinergi yang kuat antar seluruh pemangku kepentingan, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal.

Pos terkait