Sinergi Kemanusiaan di Kaliasri: Pekan Islami PT ACA ke-19 Gandeng TikToker ‘Bang Hewod’ Santuni Kaum Duafa

Komisaris Utama PT.ACA Iwan Kurniawan memberikan simbolik baju lebaran kepada salah satu kaum duafa di Desa Kaliasri, Kalipare, Kabupaten Malang. (Foto : Kim)

KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Memasuki hari ketiga Pekan Islami ke-XIX, PT Anugerah Citra Abadi (ACA) kembali menunjukkan komitmen sosialnya. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan pimpinan Iwan Kurniawan ini menyalurkan puluhan paket sembako, jilbab, hingga baju batik bagi warga kurang mampu di Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, Rabu (04/03/2026).

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini terasa berbeda dari biasanya. Selain agenda rutin tahunan, acara kali ini menonjolkan kolaborasi unik antara tokoh pengusaha papan atas Malang dengan sosok kreatif lokal yang tengah viral di media sosial.

​Dalam sambutannya, Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa aksi sosial ini bukanlah agenda musiman. Ia mengungkapkan rasa syukur karena konsistensi perusahaan dalam menyantuni anak yatimtelah berjalan selama hampir dua dekade.

Bacaan Lainnya

​”Saya sudah melakukan hal ini bukan satu dua tahun, sudah 19 tahun keliling kabupaten bersama anak yatim. Insyaallah, saya akan selalu kembali lagi setiap tahun,” ujar Iwan di hadapan warga.

​Meski sempat memohon maaf karena merasa datang terlambat, Iwan memberikan apresiasi tinggi kepada panitia lokal yang dipelopori oleh Heru Cahyono atau yang akrab disapa Bang Hewod. Ia mengakui persiapan acara di Kaliasri ini tergolong sangat cepat namun tetap terorganisir dengan baik.

Komisaris Utama PT.ACA Iwan Kurniawan serahkan bantuan sembako secara simbolik. (Foto : Kim)

​”Persiapannya cuma dua hari, tapi pokoknya ada Mas Hewod semuanya beres. Ini panitia yang paling bagus, saya datang tinggal bagian membagikan saja,” tambah Iwan yang disambut tawa dan tepuk tangan meriah dari audiens.

​Sosok Bang Hewod menjadi perhatian khusus dalam acara ini. Pemilik nama asli Heru Cahyono ini bercerita bahwa pertemuannya dengan Iwan Kurniawan bermula dari interaksi di platform TikTok. Meski gaya bicaranya saat live streaming sering dianggap nyeleneh, kejujuran dan keunikannya justru menarik simpati sang pengusaha.

​”Kenal sama Pak Iwan itu ketika saya live. Gaya saya memang unik sampai ada yang mengira saya orang gila. Tapi di situlah Pak Iwan tertarik,” kenang Heru.

Komisaris Utama PT.ACA Iwan Kurniawan memberi sambutan di hadapan warga Kaliasri, Kalipare Kabupaten Malang. (Foto : Kim)

​Menariknya, bantuan yang disalurkan Bang Hewod tidak hanya berasal dari kocek pribadi atau sponsor besar, melainkan akumulasi dari “gift” atau hadiah yang diberikan penontonnya saat melakukan siaran langsung. Ia mengaku hanya menjadi jembatan bagi para netizen yang ingin berbagi.

​”Sebagian besar adalah titipan dari orang-orang baik di TikTok. Saya hanya menyalurkan amanah tersebut. Dalam dua minggu terakhir saja, kami sudah berkeliling lima hingga enam lokasi berbeda,” jelas pria asal Umbuldawe ini.

​Meskipun popularitasnya di wilayah Kalipare dan Kabupaten Malang terus meroket, Heru menegaskan bahwa gerakan “Bang Hewod” murni bergerak di jalur kemanusiaan. Ia secara tegas menepis adanya motif politik praktis di balik aksi turun ke lapangan ini.

Panitia Lokal, Heru Cahyono (Bang Hewod) memberi bantuan secara simbolik kepada warga. (Foto : Kim)

​”Saya enggak mau politik. Ini murni sosial dan media sosial. Harapan saya, semoga gerakan ini bisa istiqomah, dan Pak Iwan selalu diberikan kesehatan serta umur panjang,” pungkasnya.

​Sebanyak 160 warga Desa Kaliasri yang hadir tidak hanya pulang membawa paket bantuan, tetapi juga menyaksikan bukti nyata bagaimana kolaborasi antara pengusaha senior dan konten kreator muda dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat bawah.

Pewarta : Doni Kurniawan
Editor : Denny W

Pos terkait