Tanah Laut Menyusun Langkah: KUA dan PPAS 2026 Resmi Diserahkan ke DPRD

Pelaihari(KALSEL),SUARA PANCASILA.ID — Agenda tahunan penyusunan anggaran kembali bergulir di Kabupaten Tanah Laut. Senin, 14 Juli 2025, menjadi awal dari proses panjang penyusunan APBD 2026, ditandai dengan diserahkannya Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) oleh Pemerintah Daerah kepada DPRD dalam Rapat Paripurna yang digelar di ruang sidang utama.

Rapat dimulai dengan suasana formal namun serius. Wakil Ketua DPRD membuka sidang, sementara dari pihak eksekutif, Pj. Sekretaris Daerah Ismail Fahmi hadir mewakili Bupati Tanah Laut. Di hadapan para anggota dewan dan undangan yang hadir, dokumen strategis itu resmi disampaikan.

KUA dan PPAS bukan sekadar syarat administratif. Dokumen ini menyusun kerangka besar arah kebijakan pembangunan tahun depan, menyatukan berbagai kepentingan: dari visi kepala daerah, kebutuhan masyarakat di lapangan, hingga batas kemampuan keuangan daerah. Setiap angka yang tertulis, adalah hasil dari proses penyesuaian dengan kondisi riil serta panduan dari pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

Fokus utama tahun 2026 diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan daya saing daerah. Artinya, program-program yang akan dirancang tak hanya menyasar infrastruktur, tapi juga mendorong pendidikan, kesehatan, serta kapasitas ekonomi lokal. Semua itu dilakukan untuk menjaga kesinambungan program prioritas yang sudah berjalan, sekaligus menjawab tantangan pembangunan yang terus berkembang.

Penyerahan KUA dan PPAS ini menandai dimulainya fase pembahasan antara eksekutif dan legislatif. Proses ini akan melibatkan banyak pertimbangan teknis, dinamika politik, hingga penyesuaian terhadap usulan masyarakat dari berbagai penjuru Tanah Laut. Harapannya, dari proses ini akan lahir APBD yang lebih responsif, terukur, dan menyentuh kebutuhan nyata warga.

Tidak ada janji manis dalam dokumen anggaran. Yang ada adalah arah, strategi, dan pilihan kebijakan yang nantinya harus dibuktikan lewat pelaksanaan di lapangan. Dan hari ini, langkah pertama itu telah resmi dimulai.(suarapancasila.id-foto:ist/diskominfostasantala)

 

 

Pos terkait

Settia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *