Tarian Jatil Dan Reog Ponorogo Iringi Bagi Takjil Paguyuban Kesenian Singo Ludro.

Momentum penasehat paguyuban Singo Ludro Widi Higam berbagi takjil kepada pengendara roda dua.

KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID-Turut menyemarakkan datangnya bulan suci Ramadhan 1446 H, Paguyuban kesenian Singo Ludro berbagi takjil gratis kepada pengguna jalan yang melintas di sepanjang Jalan Terusan Dieng, Sukun, Kota Malang, Minggu (09/03/2025).

 

Kegiatan terselenggara secara spontanitas atas dukungan tiga Rukun Warga (RW) di wilayah setempat meliputi RW 5, 7 dan 8.

Bacaan Lainnya

Pembagian takjil dikemas beragam pertunjukan kesenian khas Ponorogo, baik itu tari-tarian (jatil) maupun reoq. Hal tersebut tentunya menarik perhatian warga yang menonton, sembari menunggu waktu buka puasa.

Penampilan tari Jatil pakem Paguyuban Kesenian Singo Ludro.

Dari pantauan media dilapangan, terlihat penari jatil cilik nampak antusias membagikan takjil gratis kepada pengendara yang melintas di lokasi.

Penasehat paguyuban Singo Ludro R. Widiyatma Jendrawidjaya mengapresiasi dengan kolaborasi yang terjalin. Hal tersebut, menurutnya menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong antar warga dalam melestarikan budaya dan berbagi kebaikan.

Penampilan aktraksi kesenian reog Ponorogo Paguyuban kesenian Singo Ludro.

“Terselenggaranya acara ini di dasari oleh niat tulus untuk berbagi dan menjalin silaturahmi. Selain itu, mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga,” tutur Widi Higam sapaan akrabnya.

Momentum berbagi takjil gratis, menurut Widi Higam berdampak sangat positif. Disisi lain, mempunyai makna yang sangat mendalam.

“Kembali lagi kalau dimaknai, kita hadir tidak hanya berbagi takjil saja. Akan tetapi wadah untuk bersilahturahmi sekaligus mewujudkan kepedulian, baik terhadap seni budaya maupun sosial,” tambahnya.

Penting diketahui bersama Paguyuban Singo Ludro bukan sekadar kelompok seni biasa. Namun merupakan wadah persaudaraan pelestari Reog Ponorogo lawasan. Keberadaannya sendiri sebagai penjaga tradisi yang memegang teguh pakem dan pewaris seni.

Paguyuban Singo Ludro bermakas berada di Jalan Pisang Agung nomor 31, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Meskipun lokasi kegiatan dikenal cukup strategis di lalui kendaraan lalu lintas. Kendati demikian tidak mengakibatkan kemacetan berarti, mengingat ada bantuan dari Babinkamtibmas setempat yang membantu kelancaran arus lalu lintas.

Bak gayung bersambut, mayoritas warga maupun pengguna jalan yang melintas menyambut baik kegiatan berbagi takjil gratis Paguyuban Singo Ludro.

Antusias Jatil cilik Paguyuban Singo Ludro berbagi takjil gratis kepada pengendara roda dua dan empat.

” Kegiatan semacam ini sangat menghibur sekali sangat positif, terlebih mengangkat kearifan kesenian lokal. Penari jatilnya juga kaum milineal, luar biasa nya lagi meski asal Ponorogo di bumingkan di Malang Raya. Intinya kami apresiasi dengan kegiatan sosial yang dikemas dengan kesenian. Sangat perlu sekali untuk senantiasa di jaga, rawat dan lestarikan,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, serangkaian acara berbagi takjil ditutup dengan agenda berbuka puasa bersama.

 

Pewarta ; Doni Kurniawan

Editor ; Denny W

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *