ASAHAN(SUMUT),SUARAPANCASILA.ID | Sejumlah Orang Tua yang ada di kisaran Merasa Khawatir dengan Marak nya THM khusus nya di kota Kisaran, dan Asahan umumnya kini Tumbuh bagai Jamur di Musim Penghujan.
Melihat Sejumlah Aktivis dari LSM menyampaikan Aspirasi di Depan kantor Satuan Polisi Pamong Praja ( SATPOL-PP ) para orang tua tersebut Merasa Terpanggil dan ikut Aksi bersama LSM tersebut.
Kordinator Aksi Andri S.P sebagai Ketua LSM GAMPKER ( Gerakan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Rakyat) Merasa ” Geram ” atas Prilaku para Pengusaha Tempat Hiburan Malam tersebut. Pasalnya, para Pengusaha tersebut ” Merasa Telah Kebal Hukum , sehingga dapat Berbuat Sesuka Hati Mereka saja Misalnya tidak mau” Mengikuti / Mengindahkan apa yang telah di atur dalam Peraturan Daerah ( Perda ) No. 01 tahun 2018 yang diantaranya waktu Operasional pukul 23 : 50. Namun kenyataannya Mereka tetap Buka Hingga Larut Pagi. Begitu juga terkait Minuman Alkohol serta Perempuan Penghibur. ” Terang Andri S.Pb kepada Wartawan.
Lebih lanjut Mengatakan” agar Permasalahan THM ( Tempat Hiburan Malam ) bisa segera diberi Sanksi Tegas, Misalnya Menyegel / Menutup Secara Permanen THM tersebut. Karena bukan tidak mungkin Lokasi THM di jadikan Ajang Peredaran Narkoba, lalu gimana nanti nya Generasi Muda Asahan ? Jelas Hal ini menjadi kekhawatiran para orang tua ” Ungkap Andri S.P. ( 12 / 2 ).
Saat Aksi UNRAS tersebut, Sekretaris Satpol PP Kab. Asahan Indra Rambe ” Memberikan Penjelasan bahwa menyikapi Persoalan itu, Satpol PP Asahan telah Memberikan Surat Teguran kepada para Pengusaha THM agar lebih bisa Mengikuti apa yang telah diatur dalam Peraturan Daerah ( Perda ) No. 01 tahun 2018 ” Jelas Indra Rambe dihadapan para Aktivis ( 12/02 ).
Sambil Menambahkan ” Jika Para Pengusaha tetap tidak Mengindahkan Surat Peringatan atau Himbauan yang telah kita buat maka kita akan Mengambil Langkah Tegas yaitu dengan Menyegel / Menutup Usaha tersebut secara Permanen . Dan kami ( SATPOL-PP ) juga Mengharapkan Peran Serta Seluruh Elemen Masyarakat Asahan Khususnya pada kalian yang Peduli dengan Asahan setidaknya saya Pribadi Mengapresiasi Keinginan kita untuk Jadikan Asahan lebih seperti Visi dan Misi Pemkab Asahan , yaitu Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan ” Ungkap Indra Rambe..
Selesai dikantor SATPOL-PP Asahan, Para Pendemo Mendatangi Kantor DPRD Asahan dengan Berharap bisa Menyampaikan Aspirasi ke Wakil Rakyat tersebut. Namun Hal yang didapati di kantor Sekretariat DPRD tidak ada Seorangpun Baik Anggota, atau Pimpinan DPRD, maupun Pegawai dari Kesekretariatan kantor DPRD.
Toni Chaniago sebagai Kordinator Aksi dari LSM TUMPAS ( Tuntutan Masyarakat Peduli Asahan ) Menyayangkan Kinerja para Penikmat APBD/ APBN ini..” kita Sangat Kecewa, Mengapa Kantor DPRD Asahan yang terlihat Begitu Megah ini , ternyata tidak Berbeda dengan Kuburan. Alias Sunyi. Tanpa ada seorang pun Baik dari Anggota dan Pimpinan DPRD sampai kepada Pegawai Negeri yang ada di Kantor Sekretariat DPRD Asahan ini..’ Kesal Toni Chaniago sambil Mengajak Rekan Rekan Melakukan Sweeping..namun Hasilnya memang tidak ada Baik Anggota DPRD nya maupun Pegawai Negeri yang Bertugas di kantor Sekretariat DPRD Asahan. ( Tim )










