Wali Kota Prabumulih Buka Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Prabumulih Tahun 2026

PRABUMULIH, SUARA PANCASILA.ID – Wali Kota Prabumulih H. Arlan didampingi Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., menghadiri sekaligus membuka Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Prabumulih Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai I Pemerintah Kota Prabumulih, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda Kota Prabumulih ini bertujuan memperkuat koordinasi dan menyelaraskan program penanggulangan kemiskinan agar lebih efektif dan tepat sasaran.Turut hadir Asisten II Setda Kota Prabumulih, Plt. Kepala Bappeda, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kota Prabumulih.

Dalam rapat tersebut, disampaikan bahwa tingkat kemiskinan Kota Prabumulih mengalami penurunan dari 10,13 persen pada tahun 2025 menjadi 9,75 persen pada tahun 2026, atau turun sebesar 0,38 poin persentase. Capaian ini menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota Prabumulih untuk terus memperkuat program dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Penanggulangan kemiskinan memerlukan sinergi seluruh perangkat daerah karena persoalan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan pendapatan, tetapi juga akses terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan peluang ekonomi. Oleh karena itu, setiap OPD diharapkan menjalankan program sesuai tugas dan fungsinya serta saling mendukung dalam mencapai target pembangunan daerah.

Bacaan Lainnya

Pada sektor kesehatan, perhatian diarahkan pada peningkatan akses pelayanan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat. Di sektor pendidikan, pemerataan akses dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi langkah penting untuk memperluas kesempatan kerja. Sementara itu, sektor pertanian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Melalui rapat TKPK Tahun 2026 ini,seluruh kepala OPD dan camat diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan kemiskinan di wilayah masing-masing, menyusun langkah penanganan yang konkret, serta melakukan evaluasi secara berkala terhadap program yang telah dilaksanakan. Dengan kerja sama dan langkah yang terarah,capaian penurunan angka kemiskinan diharapkan dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Prabumulih MAS (Makmur dan Sejahtera).

suarapancasilaid'

Pos terkait