Bupati Lahat Sambut Kunjungan Wamen Transmigrasi, Resmikan Sarana Pendidikan di Kawasan Transmigrasi Kikim

LAHAT, SUARA PANCASILA.ID – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, didampingi Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH., menyambut kedatangan Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, H. Viva Yoga Mauladi, M.Si., beserta rombongan di Rumah Dinas Bupati Lahat, Senin (13/7/2026).

Penyambutan diawali dengan makan siang bersama sebagai bentuk silaturahmi sekaligus mempererat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lahat dan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi ke Kabupaten Lahat. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendorong pembangunan kawasan transmigrasi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Usai kegiatan ramah tamah, Wakil Menteri Transmigrasi RI, H. Viva Yoga Mauladi, M.Si., bersama Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, didampingi Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, SH., MH., serta unsur Forkopimda dan pimpinan DPRD Kabupaten Lahat, melanjutkan kunjungan kerja ke Kawasan Transmigrasi Kikim, tepatnya di SD Negeri 18 Desa Sukoharjo, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Menteri Transmigrasi meresmikan pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di kawasan transmigrasi sebagai penunjang terciptanya sumber daya manusia yang unggul.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menyampaikan bahwa program transmigrasi merupakan kebijakan strategis nasional yang bertujuan mendistribusikan penduduk dari wilayah padat, khususnya Pulau Jawa, menuju daerah-daerah yang memiliki potensi pengembangan, sehingga mampu menciptakan pembangunan yang lebih merata dan inklusif.

Ia menjelaskan bahwa Kawasan Kikim memiliki 21 desa eks transmigrasi yang tersebar di lima kecamatan. Desa-desa tersebut kini telah berkembang menjadi kawasan produktif yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, terutama pada sektor perkebunan.

“Kawasan Kikim Area sendiri memiliki 21 desa eks transmigrasi yang tersebar di lima kecamatan. Desa-desa tersebut telah berkembang menjadi kawasan produktif yang berkontribusi terutama pada sektor perkebunan,” ujar Bursah.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi RI, H. Viva Yoga Mauladi, M.Si., menegaskan bahwa transmigrasi bukan sekadar program perpindahan penduduk, melainkan instrumen pembangunan nasional yang memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan bangsa melalui asimilasi masyarakat lokal dan transmigran, mengentaskan kemiskinan, mendukung swasembada pangan, serta mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para transmigran, untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah tempat mereka bermukim agar manfaat program transmigrasi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Peresmian pembangunan dan rehabilitasi SD Negeri 18 Desa Sukoharjo menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di kawasan transmigrasi. Pemerintah Kabupaten Lahat menyambut baik sinergi bersama Kementerian Transmigrasi sebagai langkah konkret mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan visi “Menata Kota, Membangun Desa” menuju Lahat Maju dan Sejahtera.

suarapancasilaid'

Pos terkait