Dahler Dt. Pangulu Sati Calon Kuat Ketua Periode 2026 -2031 Pada Musda VI LKAAM Kota Sawahlunto

SAWAHLUNTO, (SUMATERA BARAT) SUARAPANCASILA.ID Melalui Musyawarah Daerah (Musda) VI Kota Sawahlunto Kita wujudkan Sawahlunto Maju, Mandiri dan Berprestasi yang berwawasan “Adaik Basandi Syara’. Syara’ Basandi Kitabullah. Syara’ Mangato Adaiky Mamakai”.

Begitu tema Musda VI LKAAM Kota Sawahlunto yang akan diselenggarakan Rabu (20/5/26) di Saka Ombilin Heritage Hotel Sawahlunto.

Demikian penjelasan Ketua LKAAM Kota Sawahlunto Dahler Djamaris Dt. Pangulu Sati yang dihubungi awak-media Minggu (17/5/26) dikediamannya Jalan Khatib Sulaiman Dusun Gunuang Balai Desa Kolok Nan Tuo Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto.

Bacaan Lainnya

Disamping itu, kata Pangulu Sati ‘tali tigo sapilin tungku tigo sajarangan’ akan tetap menjadi tolok-ukur dan dikembangkan sebagai wujud-nyata kerjasama, koordinasi, kolaborasi dan elaborasi Pemangku Adat, Alim Ulama dan Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mengisi pembangunan yang memasuki Gerbang Emas Berjaya Menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ditambahkan, peserta Musda adalah Niniak Mamak Pemangku Adat dan Cadiak Pandai yang diberi mandat oleh Ketua KAN.

Sedangkan untuk Bakal Calon Ketua juga terbuka setelah ‘diindang ditampih ditareh’ kemudian dicalonkan, diusulkan dan direkomendasi oleh Ketua LKAAM Kecamatan. “Di Kota Sawahlunto ada empat LKAAM Kecamatan masing-masing Kecamatan Lembah Segar, Barangin, Silungkang dan Kecamatan Talawi,” kata Dt. Pangulu Sati

Dari kondisi persiapan Musda yang terpantau dan suara yang berkembang, baik dari Pemerintah Kota Sawahlunto, Stake-holders yang ada maupun dari kalangan Niniak Mamak Pemangku Adat masih mengharapkan Dahler Djamaris Dt. Pangulu Sati memimpin LKAAM Kota Sawahlunto lima tahun ke depan.

“Bukan karena jabatan mantan Satker PU yang berhasil dengan prestasi karya monumental menyelesaikan pembangunan Fly-over Kelok Sambilan dan pembangunan Fly-over Pasar Simpang Aua Kuniang Bukittinggi. Bukan itu masalahnya. Tapi Dahler Dt. Pangulu Sati mampu bekerjasama dengan berbagai pihak pemegang kepentingan menyelesaikan dinamika masalah. “Tagak Samo tinggi duduak samo randah. Seluruh masalah ada solusi dan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat,” kata seorang Datuak Pemangku Adat yang enggan ditulis identitasnya.

Dahler Djamaris Dt. Pangulu Sati ketika diminta tanggapannya tentang asa usulan agar bersedia diamanahkan menjadi Ketua LKAAM Kota Sawahlunto lima tahun ke depan.

“Semuanya ada mekanismenya. Ada tata tertib Musda sebagai dasar untuk menetapkan langkah-langkah dalam mengambil keputusan,” kata Dr. Pangulu Sati.

“Kok manih nambek dilulua dulu, Dima tau Ado panyakik dan silang sangjeto. Kok paik jan diludahkan, dima tau bisa jadi ubek. Jadi semuanya kita serahkan pada proses Musda yang akan kita selenggarakan ini,” kata Dt. Pangulu Sati.

Pos terkait