PALEMBANG, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya mendukung pemberdayaan perempuan melalui berbagai program dan kebijakan.
Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi Peningkatan Kualitas Layanan, Standarisasi Lembaga dan Penanganan Perlindungan Perempuan dan Anak di Aula Ratu Sinuhun Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Palembang, Senin (4/5/2026).
Ketua GOW Kota Palembang yang juga Staf Ahli PKK Kota Palembang, Putri Azizah Prima Salam mengatakan, perempuan memegang peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, masyarakat hingga bangsa.
Namun, sambung dia, tantangan masih membayangi. Mulai dari isu kekerasan terhadap perempuan hingga kesenjangan akses terhadap sumber daya dan pengembangan ekonomi.
”Dengan Rakor ini saya harap bisa membangun sinergi yang lebih kuat guna menghadirkan layanan yang responsif, terpadu dan berkelanjutan,” ungkap dia.
Putri menambahkan, pihaknya mendorong seluruh lembaga penyedia layanan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kepekaan terhadap kebutuhan perempuan di lapangan.
”Kita memerlukan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran. Melalui pendekatan yang inklusif dan berbasis data, setiap intervensi yang dilakukan harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Palembang, Dewi Isnaini menegaskan pentingnya peran Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan (LPLPP) sebagai pilar pendukung kualitas hidup kaum hawa di “Kota Pempek”.
Dewi menambahkan, LPLPP memiliki empat peran strategis, diantaranya mendukung Program Pengarusutamaan Gender di setiap lini, menjamin perempuan mendapatkan akses kehidupan yang lebih layak, menjadi benteng utama dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan serra mendorong lahirnya aturan daerah yang responsif dan adil gender.










