KABUPATEN TANGERANG (BANTEN) SUARAPANCASILA.ID – Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, menggelar rapat koordinasi dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi FKDM, sekaligus sebagai forum koordinasi, evaluasi, serta penyampaian informasi terkait perkembangan situasi dan kondisi wilayah, di Aula Kantor Desa Sumur Bandung, Rabu (1/7/2026)
Rapat tersebut dihadiri Kepala Desa Sumur Bandung, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Jayanti, pendamping desa, Ketua FKDM Kabupaten Tangerang, Ketua FKDM Desa Sumur Bandung, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur lembaga desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.
Ketua FKDM Desa Sumur Bandung, Ustaz Tahrimi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa FKDM Desa Sumur Bandung dibentuk pada Maret 2025. Selama sekitar satu setengah tahun berjalan, forum tersebut belum memiliki anggaran operasional hingga akhirnya pada tahun ini memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah desa.
“Alhamdulillah, sekarang FKDM sudah mendapatkan anggaran operasional. Desa Sumur Bandung memiliki enam kampung dan saat ini FKDM beranggotakan lima orang. Selama menjalankan tugas, kami menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak pidana maupun gangguan ketertiban, seperti pencurian kendaraan bermotor, penyalahgunaan narkoba, balap liar, hingga pendataan penghuni kontrakan atau pendatang yang masih kurang terkontrol,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyalahgunaan narkoba masih menjadi persoalan serius di lingkungan masyarakat. Selain itu, praktik judi online juga dinilai semakin mengkhawatirkan karena tidak hanya melibatkan orang dewasa, tetapi mulai merambah kalangan remaja hingga anak-anak.
Sementara itu, Kepala Desa Sumur Bandung, H. Ajajuli, mengapresiasi keberadaan FKDM yang kini telah memperoleh anggaran operasional.
“Alhamdulillah FKDM Sumur Bandung sudah mendapatkan anggaran. Saya juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan realisasinya. Terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dalam rapat koordinasi FKDM Desa Sumur Bandung pada hari ini,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, H. Ridwan Sekretaris Kecamatan Jayanti yang mewakili Camat Jayanti menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran camat karena menghadiri peringatan Hari Bhayangkara di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Tigaraksa.
Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Sumur Bandung yang telah menyelenggarakan rapat koordinasi FKDM.
“Dari delapan desa di Kecamatan Jayanti, baru Desa Sumur Bandung yang telah melaksanakan rapat koordinasi FKDM. Terkait anggaran, kita memahami bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan efisiensi, termasuk di tingkat desa yang mengalami pengurangan anggaran hingga lebih dari Rp1 miliar,” jelasnya.
Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua FKDM Kabupaten Tangerang, Drs. H. Tisna Hambali Rudani, S.H., M.Si., mengenai peran FKDM dalam meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat serta pentingnya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Kegiatan rapat koordinasi berlangsung tertib dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama.











