Heboh! Makam di Grinting Dibongkar Misterius Tengah Malam, Pelakunya Ternyata ODGJ

BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Suasana mencekam sempat menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes. Sebuah makam mendadak ditemukan dalam kondisi terbongkar secara misterius hingga memicu keresahan warga.

Peristiwa yang berlangsung selama dua malam berturut-turut itu sempat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Ada yang mengaitkannya dengan praktik ilmu hitam, ritual tertentu, hingga kisah-kisah mistis yang kerap melekat dengan area pemakaman.

Namun, misteri tersebut akhirnya terungkap. Pelakunya bukan sosok gaib ataupun pencuri jenazah, melainkan seorang pria berinisial HP (33) yang diketahui mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Bacaan Lainnya

Makam Dua Kali Dibongkar

Kejadian pertama diketahui oleh juru kunci makam, Darim (54), pada Rabu (24/6/2026). Saat melakukan pengecekan, ia mendapati salah satu makam telah terbongkar hingga papan penutup jenazah terlihat dari permukaan.

Warga kemudian bergotong royong merapikan kembali makam tersebut atas arahan perangkat desa.

Namun keesokan harinya, Kamis (25/6/2026), makam yang sama kembali ditemukan dalam kondisi tergali sedalam sekitar 60 sentimeter. Karena peristiwa itu kembali terulang dan menimbulkan keresahan, pemerintah desa melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bulakamba.

“Karena kejadian terulang, warga bersama perangkat desa dan anggota Polsek Bulakamba akhirnya sepakat untuk melakukan pengintaian dan menjaga area pemakaman pada malam harinya,” kata Kapolsek Bulakamba AKP Muhamad Afandi, saat dikonfirmasi, Jumat 26 Juni 2026.

Tertangkap Saat Beraksi

Pengintaian tersebut akhirnya membuahkan hasil.

Pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 22.30 WIB, petugas makam melihat sosok seseorang berada di sekitar makam yang sebelumnya dibongkar.

Saat didekati, pria yang bertelanjang dada dan hanya mengenakan sarung itu sedang menggali makam menggunakan sebuah pacul.

Warga bersama anggota Polsek Bulakamba langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan sebelum membawanya ke Balai Desa Grinting dan selanjutnya ke Mapolsek Bulakamba.

Pelaku Dipastikan Mengalami Gangguan Jiwa

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi memastikan HP merupakan warga Desa Grinting yang tinggal tidak jauh dari lokasi pemakaman.

Berdasarkan keterangan orang tua pelaku serta dokumen medis yang diperlihatkan kepada penyidik, HP diketahui mengalami gangguan jiwa berat dan masih menjalani kontrol rutin di Klinik Kesehatan Jiwa RS Mitra Siaga, Tegal.

Dengan mempertimbangkan kondisi kejiwaan pelaku, kepolisian menyelesaikan perkara tersebut melalui mediasi secara kekeluargaan.

HP kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga dan pemerintah desa. Ayah kandung pelaku juga membuat surat pernyataan untuk berkomitmen menjaga, mengawasi, serta mengobati anaknya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak terburu-buru mengaitkan setiap kejadian ganjil dengan hal-hal mistis. Penyelidikan aparat membuktikan bahwa pembongkaran makam tersebut dilakukan oleh seorang penyandang gangguan jiwa yang membutuhkan penanganan medis dan pengawasan keluarga.

suarapancasilaid'

Pos terkait