BREBES (JATENG), SUARAPANCASILA.ID – Kandang ayam milik seorang pengusaha bernama Eni, 60 tahun, terbakar di Dusun Benda, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Senin, 10 Agustus 2026. Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Kandang yang berada di RT 04/RW 05 itu terbakar saat dini hari. Api membakar bagian bangunan kandang serta sejumlah material yang berada di dalam dan sekitar lokasi.
Kebakaran diketahui pemilik dan warga sekitar setelah melihat kobaran api. Mereka kemudian berupaya melakukan penanganan awal sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas dari Pemadam Kebakaran Kecamatan Paguyangan tiba sekitar pukul 05.30 WIB dengan satu unit mobil pemadam. Personel Koramil 11/Paguyangan dan Polsek Paguyangan turut mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman, pengamanan, dan evakuasi barang yang masih dapat diselamatkan.
Petugas bersama warga mengevakuasi kendaraan, barang, dan material dari sekitar kandang. Area kebakaran juga diamankan agar warga tidak mendekati lokasi yang masih berbahaya.
Setelah sekitar satu jam melakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan pada pukul 06.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan pemeriksaan terhadap sisa material untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Adapun kerugian materiil masih dalam proses pendataan. Berdasarkan informasi sementara, nilai kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Dugaan sementara, api berkaitan dengan material yang mudah terbakar di dalam maupun sekitar kandang. Namun, petugas masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk terhadap instalasi listrik, kemungkinan sumber panas, dan titik awal munculnya api.
Karyawan kandang, Didit, 41 tahun, serta warga setempat bernama Abdul, 45 tahun, menjadi saksi dalam kejadian tersebut.
Petugas gabungan masih melakukan monitoring dan pendataan di lokasi. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus menghitung kerugian secara akurat.
Setelah api dipadamkan dan proses pendinginan selesai, kondisi di sekitar lokasi dilaporkan aman dan kondusif.











