PRABUMULIH (SUMSEL) SUARAPANCASILA.ID – Pembangunan Jalan Cor Beton yang ada di lingkungan Kelurahan Prabujaya Kota Prabumulih SUMSEL diduga bermasalah.
Jalan Cor Beton sepanjang kurang lebih 1 kilo Meter tempatnya di Jalan Tanah Motong atau yang sering di sebut jalan Negata ini baru hitungan hari selesai di bangun sudah berdebuh dan mengalamai retak di beberapa titik.
Kerusakan Jalan Cor Beton yang telah menimbulkan retak di beberapa titik yang sangat dalam serta sudah mulai berdebuh ini diduga kuat tidak adannya pengawasan dari Pihak yang bersangkutan ataupun pemilik pekerjaan dalam hal ini yaitu PT. Pertamina Kota Prabumulih.
Jalan yang dulunya berlumpur dan berdebu ini kini telah di bagun tetapi sangat disayangkan karena ada dugaan Bahan yang digunakan tidak sesuai dengan Spesifikasi, ini juga di perkuat dengan adanya Debu Semen serta retakan yang sangat dalam di beberapa titik di sepanjang Bangunan Cor Beton ini.
Salahsatu warga yang engan menyebutkan namanya mengatakan, sangat berterikasih karena sudah di bangun karena sebelum di bangun jalan ini jika musim kemarau berdebu dan jika musim hujan berlumpur karena jalan ini adalah jalan tanah merah.
“Tapi kami sayangkan kenapa baru di Cor sudah berdebuh ini, padahal Baru setengah bulan selesai di Cor” ujarnya.
Saat di konfirmasi pihak pemilik aset Jalan Negata yaitu PT. Pertamina Kota Prabumulih melalui Dhio Faiz Syarahil Com Tim Indrika , tidak memberikan pernyatan dan terkesan menutup diri dengan konfirmasi dari Media.
Ada apa Kenapa pihak PT. Pertamina seolah – olah menutup mata dan engan memberikan jawaban atas Pembagunan jalan yang ada indikasi dan dugan kecurangan serta tidak memenuhi standar ini.Apakah Standar Pekerjaan PT. Pertamina memang seperti ini atau bagaimana ?











