KOTA MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA.ID- Ormas Madura Asli (MADAS) Daerah Anak Serumpun menggelar kegiatan Silaturahmi Keluarga Besar MADAS sekaligus santunan anak yatim dan kaum duafa, bertempat di kediaman Abah Juhari, Gadang 10B, Sukun, Kota Malang, Minggu (20/9/2026), tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, santunan tidak hanya diberikan kepada anak-anak yatim, tetapi juga menyasar kaum duafa. Bantuan disalurkan dalam bentuk uang tunai dan sembako sebagai wujud kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ketua DPC MADAS Serumpun Malang Raya, Asyhadi, menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari agenda rutin organisasi yang akan terus dilaksanakan setiap bulan.
Menurutnya, keberlangsungan program santunan menjadi salah satu bentuk komitmen MADAS Serumpun dalam menjaga hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan internal organisasi.
“Rutinan bulanan tetap kita jalankan. Setiap satu bulan sekali, kegiatan santunan anak yatim dan kaum duafa harus tetap berjalan. Kegiatan sosial kepada masyarakat tetap menjadi prioritas kami,” tegas Asyhadi.
Ia menjelaskan, komitmen tersebut tidak boleh berhenti hanya karena adanya dinamika maupun perbedaan di lingkungan organisasi. Baginya, kepedulian terhadap sesama dan pengabdian kepada masyarakat merupakan nilai yang perlu terus dijaga.
Asyhadi juga mengingatkan seluruh anggota MADAS agar senantiasa berhati-hati dalam bersikap maupun berbicara, terutama di tengah dinamika organisasi yang saat ini telah berkembang menjadi tiga kelompok.
Ia mengajak seluruh anggota untuk tetap mengedepankan etika, menjaga komunikasi, serta tidak menjatuhkan atau menjelek-jelekkan organisasi lain.
Menurutnya, perbedaan organisasi tidak seharusnya menjadi alasan untuk memutus tali persaudaraan. Sebaliknya, setiap anggota perlu menunjukkan kedewasaan dalam berorganisasi dengan tetap menjaga rasa hormat dan hubungan baik dengan berbagai pihak.
“Kita harus lebih berhati-hati dalam bersikap dan berbicara. Jangan sampai menjatuhkan atau menjelek-jelekkan ormas lain. Berbeda ormas, tetapi tetap satu komando dalam menjaga persaudaraan dan kondusivitas,” pesannya.
Ia berharap seluruh keluarga besar MADAS Serumpun Malang Raya dapat terus menjaga kekompakan internal tanpa mengabaikan pentingnya hubungan harmonis dengan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Kegiatan santunan anak yatim dan kaum duafa menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi para penerima bantuan.
Penyaluran uang tunai dan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan penerima manfaat, sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan semangat kebersamaan.
Bagi anak-anak yatim dan kaum duafa, perhatian serta dukungan sosial dari lingkungan sekitar merupakan bentuk kepedulian yang memiliki arti penting. Karena itu, kegiatan semacam ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan dapat terus berlanjut secara konsisten.
Melalui kegiatan tersebut, MADAS Serumpun Malang Raya juga berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
Asyhadi berharap kegiatan silaturahmi dan santunan dapat terus menjadi agenda bulanan yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia mengajak seluruh anggota untuk berpartisipasi aktif, menjaga kebersamaan, serta mendukung program sosial organisasi.
Menurutnya, soliditas organisasi tidak hanya ditunjukkan melalui kekompakan antaranggota, tetapi juga melalui kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat.
Dengan tetap mengutamakan kegiatan sosial, menjaga etika dalam berorganisasi, dan membangun hubungan harmonis dengan berbagai elemen masyarakat, MADAS Serumpun Malang Raya diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Kegiatan silaturahmi dan santunan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat persaudaraan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama dalam membantu anak yatim, kaum duafa, dan masyarakat yang membutuhkan perhatian bersama.











