Ketua MPC PP Kota Malang: Almarhum Indra Setiyadi Sosok Berdedikasi Besar untuk Pemuda Pancasila.

KABUPATEN MALANG (JATIM), SUARAPANCASILA,ID – Kepergian Indra Setiyadi, Ketua P2C-III MPW Pemuda Pancasila (PP) Jawa Timur, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Pemuda Pancasila, khususnya di Kota Malang. Sosok yang dikenal sebagai tokoh senior sekaligus owner Rumah Makan Kertanegara itu dinilai memiliki dedikasi tinggi serta kontribusi besar dalam membesarkan organisasi.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Malang, Ripkianto, ST, MT, menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam atas wafatnya almarhum. Menurutnya, Indra Setiyadi bukan hanya kader senior, tetapi juga sosok panutan yang banyak memberikan teladan dalam berorganisasi dan membangun kebersamaan antaranggota.

“Beliau adalah figur yang luar biasa. Dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya untuk Pemuda Pancasila sangat besar. Banyak kontribusi nyata yang beliau berikan dalam membesarkan organisasi, khususnya di Jawa Timur. Kami semua sangat kehilangan,” ujar Ripkianto.

Bacaan Lainnya

Ia menambahkan, almarhum dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, dekat dengan semua kalangan, serta selalu hadir memberikan solusi dan semangat bagi kader-kader muda Pemuda Pancasila.

“Beliau tidak hanya bicara organisasi, tetapi juga mengajarkan nilai persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Sosok seperti beliau sangat langka,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, jajaran Pemuda Pancasila Kota Malang bersama PAC PP Lawang turut hadir mengantarkan jenazah hingga proses perabuan di Sentong Lawang. Kehadiran para kader dan pengurus PP ini menjadi simbol penghormatan atas jasa-jasa besar almarhum selama hidupnya.

Ripkianto menegaskan, penghantaran jenazah hingga ke perabuan terakhir bukan sekadar tradisi, tetapi bentuk penghargaan atas pengabdian seorang kader terbaik yang telah memberikan warna besar bagi perjalanan organisasi.

“Kami mengantar beliau sampai perabuan terakhir di Sentong Lawang sebagai bentuk penghormatan dan cinta kami kepada almarhum. Jasa beliau tidak akan pernah kami lupakan,” tegasnya.

Diketahui, Indra Setiyadi meninggal dunia dalam usia 69 tahun pada Minggu (17/05) dan disemayamkan di Yayasan Gotong Royong. Kemudian prosesi perabuan dilaksanakan pada Senin (18/05/2026) pukul 13.00 WIB di Sentong Lawang.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi seluruh keluarga besar Pemuda Pancasila yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras, pemersatu, dan penuh ketulusan dalam mengabdi.

REPORTER : DONI KURNIAWAN
EDITOR. : DENNY W

Pos terkait